Vaksinasi Pelajar di Aceh Masih Jauh dari Target

POPULARITAS.COM – Vaksinasi remaja usia 12-17 tahun atau pelajar yang ditargetkan Pemerintah Aceh akan tuntas pada hari ini, Kamis (30/9), ternyata masih jauh dari target.

Dari data Kementrian Kesehatan cakupan vaksinasi di kalangan pelajar baru mencapai 4,37 persen. Sementara target vaksinasi dikalangan pelajar di Aceh sendiri berjumlah 577.015 orang.

Data Kemenkes menyebutkan, saat ini cakupan vaksinasi dikalangan pelajar untuk dosis pertama sebanyak 25.239 kemudian dosis kedua 13.897.

Sebelumnya, Jubir Satgas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, vaksinasi dikalangan pelajar tersebut di mulai sejak 1 Juli 2021 lalu dan ditargetkan selesai pada 30 September 2021. Hal ini terus dipacu agar sekolah tatap muka bisa diterapkan.

Baca: PGRI Belum Bersikap Soal Kadisdik Aceh Ultimatum Kepsek Terkait Vaksinasi

“Remaja sasaran vaksinasi Covid-19 sesuai petunjuk teknis vaksinasi nasional, kelompok umur 12 – 17 tahun, yang vaksinasinya baru dimulai pada 1 Juli 2021 di Aceh,” jelas Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Sabtu (18/9/2021).

Ia menjelaskan, vaksinasi bagi remaja diperkirakan akan meningkat tajam dan ditargetkan vaksinasi bagi kelompok sekolah ini tuntas pada 30 September 2021 di Aceh. Setiap orangtua seyogyanya proaktif dan bergegas mengantar putra-putrinya ke tempat-tempat vaksinasi terdekat dengan tempat tinggalnya.

Baca: Kepala Sekolah di Aceh di ultimatum vaksinasi Covid-19 siswa

Vaksinasi Covid-19 bagi usia sekolah dan mahasiswa hendaknya terus dipacu untuk persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah maupun kampus.

“Bila kita lihat tren Covid-19 di Aceh dan nasional yang cenderung menurun ada kemungkinan belajar tatap muka akan dibuka dan para remaja di Aceh sudah terlindungi semua dengan vaksinasi dosis II,” ucapnya.

Untuk mencapai target vaksinasi siswa, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri melayangkan ultimatum kepada kepala sekolah untuk menyelesaikan vaksinasi siswa hingga batas akhir 30 September.

Dalam keterangan tertulisnya pada, Minggu (19/9/2021), Alhudri menegaskan, jika tenggat waktu yang diberikan tersebut para kepala sekola tidak mampu melaksanakannya, dirinya meminta untuk mengndurkan diri dari jabatannya.

“Ini saya tegaskan kepada kepala sekolah SMA, SMK dan SLB, jika tidak mampu maka saya persilahkan mundur saja,” kata Alhudri di hadapan kepala sekolah SMA/SMK dan SLB saat mendampingi Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes di SMKN 2 Blang Kejeren, Kabupaten Gayo Lues. Minggu, (19/9/2021).

Comments
Loading...