Terungkap! Begini Skenario Pelaku Bunuh Sopir Grab yang Ditemukan di Gunung Salak

POPULARITAS.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berhasil mengungkap kasus pembunuhan sopir Grab asal Medan yang mayatnya ditemukan di KM 31 Gunung Salak, Aceh Utara beberapa hari yang lalu.

Dari hasil penyelidikan polisi, pembunuhan itu bermula pada Rabu (2/6/2021), saat seorang tersangka berinisial YAN (DPO) menelepon korban meminta agar temannya berinisial MY diantar ke Kota Langsa.

Kemudian pada Kamis (3/6/2021), korban menelepon MY. MY lalu berpura-pura baru pulang dari Malaysia dan hendak menuju ke Langsa. Sekira pukul 12.00 WIB, korban menjemput MY di depan kantor Imigrasi Medan dan kemudian mereka berangkat ke Langsa.

Baca: Polisi Buru Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Asal Medan

Setibanya di Langsa pada pukul 17.00 WIB, MY meminta korban untuk menjemput YAN (DPO) dan LOUIS (DPO) yang sudah menunggu di Langsa.

Selanjutnya, korban diminta oleh ketiga pelaku untuk melanjutkan perjalanan ke Lhokseumawe dengan iming-iming ongkos ditambah menjadi Rp3 juta dan korban pun menyetujuinya.

Baca: Pembunuh Sopir Grab di Gunung Salak Ditangkap di Aceh Besar

Selanjutnya, korban bersama dengan ketiga pelaku melanjutkan perjalanan. Setibanya di kawasan kebun sawit Desa Sidomulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, korban yang saat itu mengemudi dijerat menggunakan sabuk pengaman.

Setelah korban dijerat lehernya hingga tewas, selanjutnya mobil dikemudikan oleh YAN dan selanjutnya mayat korban dibawa dan dibuang ke KM 31 Jalan Simpang KKA-Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Selanjutnya, para pelaku melarikan diri ke arah Takengon, kemudian ke rumah MY di Bireuen. Pada Selasa (8/6/2021), sekira pukul 03.30 WIB, anggota Unit V Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe melakukan penggerebekan di rumah MY. Sayangnya, pelaku MY sudah melarikan diri ke Banda Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy menjelaskan, hasil pengembangan informasi, akhirnya menemukan titik terang.

Polisi membekuk pelaku di Masjid Seuleumum, Aceh Besar, Rabu malam (8/6/2021) pukul 23.30 WIB.

“Saat ini, MY masih diperiksa secara intensif. Semoga pelaku lainnya juga cepat tertangkap,” kata Winardy.

Editor: dani

-ads-

-ads-
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.