Laporan Kepala BPPD Simeulue usai Gempa 6,4 SR

BANDA ACEH (popularitas.com) : Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Simuelue, Ali Hasmi, kepada media ini, Selasa, 7 Januari 2020, mengatakan, getaran gempa sangat kuat dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di kabupaten ini.

Dijelaskannya, gempa terjadi pada saat masyarakat di kabupaten kepulauan tersebut, sedang menjalankan sholat zuhur, dan tiba-tiba gempa kuat mengguncang kawasan ini.

Saya sendiri, lanjutnya, saat peristiwa terjadi, sedang melaksanakan sholat, dan posisi saat itu sedang berada didalam masjid. Kala itu, sambungnya, pelaksanaan ibadah zuhur sudah selesai, dan para jamaah sedang berdoa, dan selanjutnya bangunan berguncang, dan orang-orang yang berada didalam langsung berhamburan keluar.

“Kami dari dalam masjid langsung keluar, sebab getarannya sangat kuat,” terangnya.

Tidak hanya itu, hampir seluruh masyarakat yang berada didalam rumah juga ikut berhamburan keluar, dan aktivitas berhenti seketika. “Keras sekali getarannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari data sementara, hingga saat ini, terdapat dua fasilitas berupa bangunan pemerintah yang mengalami keretakan ringan, dan juga kaca jendela pecah. Dan hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.

 

“laporan sementara akibat gempat hanya timbulkan kerusakan ringan bangunan pemerintah, dan tidak menimbulkan korban jiwa, ” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, gempa dengan kekuatan 6,4 SR, mengguncang Sinabang, Kabupaten Simelue, provinsi Aceh.

Pusat gempa yang terjadi pada pukul 13.05.18 WIB tersebut, berada pada kedalaman 13 KM, dan menurut situs resmi BMKG.go.id, pusat gempat berada dilaut tepatnya 24 km barat daya Sinabang. (*SKY)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat