Home Hukum DPRK Banda Aceh siapkan Qanun pelestarian cagar budaya
HukumNews

DPRK Banda Aceh siapkan Qanun pelestarian cagar budaya

Share
Legislator Banda Aceh soroti perempuan nongkrong hingga larut malam
Gedung DPRK Banda Aceh. (detik)
Share

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh telah menyusun rancangan qanun (raqan) tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya, dibuat sebagai upaya melindungi situs sejarah dan budaya di kota setempat.

Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRK Banda Aceh Heri Julius, di Banda Aceh, Kamis, mengatakan, tujuan pembuatan qanun tersebut untuk membuat payung hukum terhadap situs bersejarah yang ada di wilayah Banda Aceh.

“Karena dengan adanya payung hukum, maka artinya situs-situs sejarah di Banda Aceh akan terlindungi, dan tidak boleh diganggu lagi,” kata Heri Julius, Kamis (12/8/2021), seperti diberitakan laman Antara.

Kemudian, kata Heri, dengan adanya payung hukum cagar budaya ini, maka dipastikan situs-situs budaya dan sejarah dapat terselamatkan, karena akan ada sanksi tegas terhadap pelanggar atau perusak situs sejarah.

baca juga : Renovasi Rumdis Ketua DPRK Banda Aceh Dinilai Pemborosan Anggaran

Sejauh ini, lanjut Heri, pembahasan qanun cagar budaya pada dasarnya sudah selesai dilakukan pembahasan, hanya saja pasca digelarnya rapat dengar pendapat umum (RDPU) banyak masukan serta saran yang harus diakomodir kembali.

Heri menyampaikan, pihaknya juga telah mengevaluasi penyempurnaan dan membawanya qanun tersebut untuk kemudian dilakukan konsultasi serta perbaikan ke Pemerintah Aceh sebelum diparipurnakan.

“Artinya kita Tim Banleg DPRK bersama para tenaga ahli dan dinas terkait sudah duduk kembali untuk finalisasi qanun ini,” ujarnya.

Heri menuturkan, peraturan tersebut juga mengatur tentang penetapan situs cagar budaya dengan peringkat situs yang telah ditetapkan, terutama yang berada di bawah pengawasan pemerintah kota.

“Ada situs sejarah yang di bawah pengawasan kota, kemudian ada yang di tingkat pengawasan provinsi, hingga pengawasan tingkat pusat,” kata politikus NasDem itu.

Berdasarkan data BPCB Aceh, adapun tempat bersejarah di Kota Banda Aceh yang telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya yakni komplek makam kandang meuh, makam raja-raja dinasti bugis.

Kemudian, juga ada makam kandang XII, makam Raja Jalil, makam Poteumeureuhom, makam Syiah Kuala, dan makam Tgk Di Blang Oi.

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BPK Jawa Tengah sebagai Tersangka Korupsi

KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BPK Jawa Tengah sebagai Tersangka Korupsi...

News

Prabowo Ulang Tahun Ke-75

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto genap berusia 75 tahun pada Sabtu (17/10/2026)....

InternasionalNews

Baru 5 Hari Kerja, Sekretaris Pers Donald Trump Dipecat

POPULARITAS.COM –  Sekretaris pers Gedung Putih Katie Zacharia dipecat, padahal baru lima...

News

4 Petugas Meninggal saat Padamkan Karhutla di Bromo

POPULARITAS.COM – Empat petugas meninggal saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...