Home News Banda Aceh Butuh Rp 60 M Untuk Bangun Lokasi Wisata di Eks Pasar Peunayong
News

Banda Aceh Butuh Rp 60 M Untuk Bangun Lokasi Wisata di Eks Pasar Peunayong

Share
Ilustrasi. (foto: kanaloka)
Share

POPULARITAS.COM – Pembangunan lokasi wisata kuliner dan perdagangan jasa lainnya di bekas lokasi pasar Peunayong, Banda Aceh, diperkirakan membutuhkan anggaran hingga sekitar Rp60 miliar.

“Kita prediksi kebutuhan anggaran pembangunan wisata kuliner dan perdagangan jasa ini sekitar Rp55 miliar sampai Rp60 miliar,” kata Kepala Dinas PUPR Banda Aceh Jalaluddin, di Banda Aceh dikutip dari Antara, Jumat (28/5/2021).

Jalaluddin mengatakan di kawasan Peunayong tersebut terdapat tiga titik tempat penjualan yakni pasar ikan, Kartini dan lapangan SMEP, memiliki lahan sekitar 11,7 hektare (Ha). Seluruh area itu akan dibangun lokasi wisata kuliner, perdagangan jasa hingga tempat bermain anak.

Baca: Keluh Pedagang Peunayong yang Direlokasi: Di Lamdingin Sepi Pembeli

“Lahan pembangunannya di pasar lapangan SMEP seluas delapan ribu meter, pasar ikan 2,7 ribu meter, dan pasar sayur Kartini sekitar 1.000 meter,” ujarnya.

Jalaluddin menyampaikan untuk konsep rencana pembangunan tersebut sudah difinalisasi serta diusulkan tahun ini agar kemudian dapat direalisasi pada mata anggaran 2022.

“Wacana ini sudah kita usulkan tahun ini dan akan dilaksanakan 2022, kita persiapkan terus termasuk membahas masalah tata ruangnya,” kata Jalaluddin.

Ia menuturkan kebutuhan anggaran Rp60 miliar sudah diusulkan dalam APBK Banda Aceh. Namun, karena terlalu besar, ia berharap dapat dibantu oleh keuangan provinsi melalui dana otonomi khusus (Otsus) atau dengan bantuan APBN lewat Kementerian PUPR.

“Kita lihat peluang, kita harap bisa dibantu provinsi, karena lokasi ini berada di ibu kota Aceh, serta merupakan tempat sentral bisnis di Banda Aceh,” kata Jalaluddin.

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh telah merelokasi sekitar 738 pedagang dari pasar Peunayong ke pasar Al Mahirah Lamdingin kota setempat. Perpindahan pedagang tersebut dilakukan karena adanya rencana penataan ulang lokasi itu menjadi pusat wisata kuliner dan perdagangan jasa lainnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Polres Pidie Jaya gagalkan pengangkutan ilegal 290 liter solar subsidi

POPULARITAS.COM – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, menggagalkan pengangkutan ilegal...

InternasionalNews

Sengketa Hak Asuh Hewan Peliharaan Meningkat di China

POPULARITAS.COM – Sengketa hak asuh hewan peliharaan semakin menjadi perhatian di China,...

News

Hadiri Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender

POPULARITAS.COM – Pejabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, menghadiri Acara Verifikasi...

News

Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA

POPULARITAS.COM  — Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf...