Wali Kota Lhokseumawe akan copot kadis pendidikan jika terbukti melanggar

POPULARITAS.COM – Sempat beragumen dengan petugas, Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya akhirnya menemui mahasiswa yang melakukan demo di depan halaman kantor wali kota setempat, Rabu (26/1/2022).

Pertemuan wali kota dengan puluhan Serikat Mahasiswa Nasional Indonesia (SMNI) di ruang pertemuan kantor setempat.

Dalam pertemuan itu mahasiswa menyampaikan sejumlah petisi salah satunya meminta wali kota mencopot Ibrahim dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lhokseumawe.

“Awalnya hanya Asisten 1 yang menemui kami, tapi kami hanya mau bertemu dengan wali kota Suaidi Yahya, Asisten 1 sempat bilang kalau pak wali gak ada, tapi kami tidak percaya dan akhirnya pak wali menyuruh kami naik ke lantai dua untuk bertemu dengan dirinya,” kata Koordinator Aksi Beni Murdani, kepada popularitas.com.

Hasil kesepakatan audiensi itu, Beni menyampaikan bahwa wali kota Suaidi Yahya menyetujui menandatangani tiga petisi secara tertulis lengkap tandatangan di atas materai 10.000.

Tuntutan pertama akan melakukan pencopotan Ibrahim dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan apabila terbukti melakukan pelanggaran pungutan liar LKS kepada siswa sekolah dasar yang mana dibuktikan oleh inspektorat Kota Lhokseumawe.

Poin kedua, melakukan pencopotan terhadap kepala sekolah di bawah kuasa hukum wali kota atas hasil penyelidikan inspektorat.

Yang ketiga, meminta wali kota untuk mengevaluasi tenaga pendidikan dan seluruh pihak terkait.

“Ini sudah ditandatangani, kita beri waktu selama tujuh hari, apabila hal ini belum dijalankan maka kita akan melakukan aksi lebih besar dari hari ini,” pungkasnya.

Comments
Loading...