USK dan Polri kerja sama di bidang pendidikan dan pengkajian

POPULARITAS.COM – Universitas Syiah Kuala (USK) menandatangani nota kesepahaman dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kedua belah pihak sepakat bekerjasama di bidang pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kelembagaan.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor USK, Prof Samsul Rizal bersama Asisten SDM Kapolri diwakili oleh Anjak Utama Bidang Jianstra SSDM Polri, Brigjen Pol Sri Eko Pranggono di balai senat universitas setempat, Selasa (23/11/2021).

Rektor USK, Prof Samsul Rizal mengatakan, kerja sama Polri dengan USK sudah dimulai sejak lama, seperti pendirian Pusat Riset Ilmu Kepolisian USK (PRIPOL) yang didirikan pada tahun 2012 sampai sekarang.

Demikian juga pada tahun 2013, Polda Aceh dan USK mengukuhkan kerjasama bidang peningkatan kualitas sumber daya bagi anggota Polri melalui Pendidikan Ilmu Hukum.

“Kemudian dilanjutkan dengan Perjanjian Kerjasama antara USK dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-PTIK dan Kepolisian Daerah Aceh tentang Peningkatan Kualitas Akademik Calon Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-PTIK 2018-2020,” kata Samsul.

Bahkan pada tahun 2020, kata Samsul, USK mendapat piagam penghargaan atas partisipasi dan kerjasama USK dalam rekrutmen anggota Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) dalam kepanitiaan terpadu anggota Polri Tahun Ajaran 2020.

Pada bulan September 2021 kemarin, lanjutnya, pihak USK juga berkerja sama dengan Polda Aceh, untuk mempercepat program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah, sehingga upaya pemerintah untuk menciptakan herd immunity di Provinsi Aceh akan segera terwujud.

“USK akan terus melakukan kerja sama yang saling menguntungkan dengan mitra dalam bingkai tridarma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan, hari ini USK melakukan penandatangan perjanjian kerja sama dengan Polri dengan ruang lingkup yang lebih luas, meliputi; pertukaran data dan/atau informasi, pendidikan dan pelatihan, pengkajian.

Kemudian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kelembagaan, penyediaan komponen pendidikan dan tenaga ahli, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan sarana dan prasarana, dan kegiatan lain yang disepakati bersama.

Sementara itu, Anjak Utama Bidang Jianstra SSDM Polri, Brigjen Pol Sri Eko Pranggono menyambut baik kerja sama tersebut.

Dia berharap, kerja sama antara Polri dan USK dapat meningkatkan sinergisitas dan kolaborasi antara Polri dengan perguruan tinggi dalam rangka peningkatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia Polri, dalam menghadapi tantangan tugas saat ini dan di masa mendatang.

“Nota kesepahaman ini diharapkan dapat segera diimplementasikan dalam bentuk kerja sama nyata, untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak,” kata Eko.

Ia menyampaikan, Polri melakukan perluasan kerja sama dengan USK dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan salah satu rencana aksi dari program prioritas Kapolri yaitu “Meningkatkan Kerja Sama di Dalam dan Luar Negeri pada Pendidikan dan Pelatihan Anggota Polri”.

Menurutnya, bentuk kerja sama yang dapat dilaksanakan antara lain, penelitian bersama (joint research) terhadap isu-isu terkini yang berkembang di masyarakat, program magang mahasiswa USK di Polri dalam rangka mendukung program pendidikan nasional yaitu program merdeka belajar kampus merdeka.

Lalu, program kelas khusus bagi anggota polri untuk memudahkan perkuliahan bagi anggota polri, pelibatan anggota Polri/Bhabinkamtibmas pada program pengabdian kepada masyarakat oleh USK.

Kemudian program rekrutmen polri sumber sarjana (rekrutmen proaktif) yang berasal dari lulusan USK, pelatihan peningkatan kompetensi SDM Polri yang sesuai dengan keahlian yang dimiliki USK dan sesuai dengan kebutuhan Polri, serta kegiatan lainnya yang bermanfaat dalam mewujudkan sinergisitas Polri dengan USK.

“Diharapkan para pihak agar menjaga komitmen kerja sama ini, membangun komunikasi, dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menindaklanjuti nota kesepahaman ini, sehingga dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dan dapat memberikan kontribusi bagi kedua belah pihak,” pintanya.

Comments
Loading...