UMKM di Aceh dapat Modal Usaha Rp 1,7 Miliar dari Pertamina

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian. Namun tak sedikit, UMKM yang mengalami kesulitan di tengah pandemi ini.

Untuk mendukung UMKM bangkit, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menyalurkan dukungan bantuan modal usaha dana bergulir melalui Program Kemitraan (PK) Pinky Movement dengan nilai Rp 1,765 miliar kepada 21 UMKM di wilayah Aceh.

Penyaluran Program Kemitraan ini diserahkan secara simbolis oleh Pjs. SAM Retail Aceh, Afriana kepada salah satu Mitra Binaan (MB) Wahda. bertempat di Hotel Kyriad Muraya, Jalan Teuku Moh. Daud Beureueh No.5, Laksana, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR I, Taufikurachman mengatakan Program Kemitraan ini kami harap dapat membantu para UMKM agar dapat bangkit dari dampak pandemi, sehingga menjadi penggerak perekonomian di wilayahnya.

“Program Pinky Movement ini tentunya untuk membantu para UMKM dan pangkalan agar mereka bisa berdaya saing tinggi dan tangguh apalagi di tengah pandemi ini,” ujar Taufikurachman dalam keterangannya, Senin (21/12/2020).

Ia menjelaskan program kemitraan Pinky Movement ini merupakan program pinjaman modal usaha yang membidik UMKM outlet LPG agar mengembangkan bisnisnya dengan menjual LPG non subsidi. Selain itu, di peruntukan bagi UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG non subsidi.

Disamping pemberian pembiayaan atas usaha mereka, UMKM juga mendapatkan pembinaan berupa pelatihan sehingga dapat meningkatkan kompetensi bisnisnya.

“Di wilayah Aceh ini, jumlah pinjaman modal usaha yang kita berikan kepada UMKM itu bervariasi mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 150 juta. Kita juga memberi pelatihan, pembinaan, dan pendampingan kepada mitra binaan Pertamina agar mereka semakin maju,” ucapnya.

Bagi UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement dapat mengakses situs www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan email ke [email protected] serta menghubungi Pertamina call center 135.

Sementara itu, mitra binaan sekaligus pemilik Pangkalan UD Zakiyya, Musliadi mengucapkan terima kasih kepada Pertamina MOR I dan Pertamina Sales Area Retail Aceh yang telah memberikan pinjaman modal.

“Semoga sukses terus Pertamina, dengan modal ini, akan saya manfaatkan untuk semakin mengembangkan usaha,” ujar Musliadi.

Hal senada juga diungkapkan penerima program Pinky Movement di Aceh, Musa. Ia mengucapkan terima kasih untuk Pertamina karena telah memberinya tambahan modal usaha. Diakuinya, usaha LPG ini sudah digelutinya lebih kurang selama lima tahun.

“Terima kasih banyak untuk Pertamina, semoga Pertamina lebih maju, lebih meningkat dan semakin menjalin kerjasama yang baik lagi kepada masyarakat,” kata Musa dari Pangkalan UD Raihan Nusa.

Comments
Loading...