Sopir Hiace di Pidie dilaporkan lecehkan gadis di dalam mobil

POPULARITAS.COM – Seorang sopir mobil angkutan umum jenis Hiace, berinisial AM (38) asal Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, dilaporkan melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan asal Aceh Timur.

Dugaan pelecehan terhadap gadis berusia 21 tahun itu terjadi pada Jumat (22/7/2022) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Bahkan korban sudah melaporkan dugaan tindak pidana pelecehan seksual dengan terlapor sopir Hiace itu ke Polres Pidie, Jumat (22/7/2022).

Kasatreskrim Polres Pidie, Iptu Muhammad Rizal membenarkan, pihaknya telah menerima laporan adanya dugaan tindak pidana pelecehan seksual dengan terlapor AM yang berprofesi sebagai sopir Hiace.

Dugaan tindak pidana pelecehan yang menimpa korban itu terjadi di dalam mobil penumpang (mopen) yang disopiri oleh terlapor sendiri, dengan lokasi kejadian di jalan Gampong Paleue, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

Kata Muhammad, berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian tersebut, awalnya korban hendak menuju Langsa dengan menaiki mobil Hiace yang disopiri AM di Banda Aceh.

“Di dalam mobil Hiace itu awalnya ada dua penumpang termasuk korban. Namun sesampai di Aceh Besar satu penumpang turun karena sudah sampai lokasi tujuan,” kata Muhammad Rizal, Jumat (22/7/2022).

Usai satu penumpang turun di Aceh Besar, di dalam Hiace hanya tertinggal pelapor dengan sang sopir. Saat tiba di Pidie, tepatnya di terminal Beureunun, terlapor mengatakan tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan turut menawar korban untuk menumpang angkutan umum lainnya.

Hanya saja, sambung Muhammad Rizal, mopen yang ditawarkan terlapor dalam posisi penuh penumpang, sehingga korban pun tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Langsa.

Kemudian pelapor pun meminta diantar ke rumah familinya di wilayah Kembang Tanjong, Pidie.

Namun celakanya, belum sampai ke rumah kerabat korban atau tepatnya di jalan Gampong Paleue, Kecamatan Simpang Tiga, tiba-tiba AM mematikan mesin mobil untuk selanjutnya menuju korban yang duduk di kursi belakang.

“Terlapor kemudian mencoba memeluk dan mencium tangan korban. Korban sempat meronta-ronta serta menutup badannya dengan ransel sambil menangis. Saat itu terlapor membekap rahang korban dan mengancam korban agar kejadian dugaan pelecehan tersebut tidak diceritakan kepada siapapun,” ungkapnya.

Tidak terima dilecehkan, korban pun melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke Satreskrim Polres Pidie.

“Saat ini kasus dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan itu masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Comments
Loading...