SMAN 7 Lhokseumawe mulai menerapkan kurikulum merdeka

POPULARITAS.COM – Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI luncurkan Kurikulum Merdeka di semua tingkatan sekolah pada 11 Februari 2022.

Untuk penerapan kurikulum itu, langkah awal yang dilakukan adalah mengubah mindset sumber daya guru, kepala sekolah, dosen agar dapat menciptakan SDM unggul berkompeten dan daya saing kuat untuk Indonesia emas di tahun 2045.

Hal itu dikatakan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek, Wikan Sakarinto secara daring kepada peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch IV 2022 diselenggarakan Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan, berkolaborasi dengan PT Paragon Technology and Innovation, Senin (28/3/2022).

Guna mewujudkan visi pendidikan indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila .

Usai Kemendikburistek luncurkan kurikulum baru tersebut oleh Mas Menteri Nadiem Anwar Makarim. Sektor pendidikan daerah khususnya Aceh mulai mencoba mengimplimentasikan kurikulum merdeka.

Walaupun tidak mudah, perlahan namun pasti, SMAN 7 Lhokseumawe mulai mencoba menerapkan kurikulum demi kelulusan terbaik untuk siswa seperti kebijakan Mendikbud Ristek RI.

Berbagai upaya sistem belajar diubah di sekolah itu menjadi sekolah digital. Hal itu juga beriringan dengan kebijakan sekolah darurat sejak dua tahun yang lalu akibat pandemi covid 19 melanda Indonesia. walaupun covid 19 belum berakhir sekolah SMAN 7 memanfaatkan kurikulum darurat ditingkatkan dalam penerapan kurikulum merdeka.

Mau tak mau hampir semua sekolah proses belajar mengajar menggunakan teknologi digital, fasilitas berupa gadget, handphone dan komputer sangat dibutuhkan selama belajar di tengah pandemi.

Tapi hal itu tidak menjadi sebuah kendala bagi sekolah SMA 7. Bahkan seiring berjalan waktu sekolah digital mulai ditingkatkan. Bahkan saat ini sekolah SMAN 7 tak menggunakan rapor manual berubah menjadi rapor digital.

Cukup diakses melalui handphone genggam wali murid tak perlu datang ke sekolah melihat hasil nilai rapor. Selain itu, absensi atau kehadiran siswa disekolah di berubah menjadi absen digital serta arsip sekolah berubah menjadi arsip digital

Fasilitas pendukung lainnya yang dimiliki yaitu perpustakaan digital pelayanan berbasis online, tersedia 2 PC untuk unit pelayanan dilengkapi dengan barcode. Tersedia 4 PC bagi pemustaka untuk menjelajah jendela dunia.
Kemudahan lain diberikan kepada siswa berupa kartu perpustakaan siap dalam hitungan menit karena All In dengan aplikasi yang berbasis online. Harapan dengan adanya buku baru semangat literasi lebih meningkat bagi warga sekolah dan sekitarnya.

“Biasanya kita mengajar pakai microsoft ware sekarang pakai mulai menggunakan microsoft teams. Yang sudah kita upgrade lagi sistem ujian yang digital tanpa menggunakan pulsa atau kuota internet karena sudah disediakan oleh sekolah,” kata Kepala Sekolah SMAN 7 Lhokseumawe, Drs Mukhtaruddin MPd kepada Popularitas.com.

Di sekolah SMAN 7 Lhokseumawe digelar juga ujian secara offline berbasis komputer dan handphone masing-masing tanpa menggunakan paket data internet pribadi.

“Kita menyediakan jaringan tanpa internet agar siswa mudah mengakses soal yang diberikan. Siswa tidak dapat mengakses internet karena memang jaringan yang kita sediakan tidak terhubung dengan internet sekolah, ketika siswa membuka data internet pribadi, maka soal ujian tidak dapat diakses lagi,” jelasnya

Kurikulum merdeka ini sudah mulai disosialisasikan secara bertahap di sekolah. tidak ada paksaan bagi sekolah menerapkan kurikulum merdeka karena kesiapan sekolah sangat dibutuhkan.

Sejauh ini sekolah bebas memilih opsi hingga tiga tahun kedepan apakah sekolah tetap mengajar kurikulum baru atau lama. Alasan SMAN 7 menerapkan kurikulum merdeka sebab proses belajar sejak pandemi covid 19 menurutnya sudah mendekati kurikulum baru tinggal saja mengembangkannya.

“Bulan Juli 2022 dua kita sudah mencoba menerapkan kurikulum merdeka belajar bagi anak kelas satu baru masuk, kalau kelas dua dan tiga masih kita terapkan kurikulum lama. Kita sudah rapat dengan guru, membahas kurikulum merdeka hasil analisa dan kemampuan kami hasilnya kami sepakat menerapkan kurikulum merdeka belajar, kami sudah mendaftar,” sebut Mukhtaruddin.

Setelah sekolah sudah mendaftar untuk Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara sistem kementrian memberikan rekomendasi secara bertahap ke sekolah. kata dia, SMAN 7 sudah dikeluarkan rekomendasi di tahap satu. Untuk tahap satu kurikulumnya tidak diganti hanya saja suplemen harus memenuhi unsur tahap – tahap kurikulum merdeka yang diterapkan.

“Dan itu tidak asal pilih, sejumlah teknis atau angket yang harus kita pilih untuk mendapatkan rekomendasi tahap satu, selanjutnya masih ada tahap dua dan tiga, rekomendasi juga dikeluarkan secara bertahap melalui sistem,”

Sementara rekomendasi yang kedua, lebih meningkat lagi, serta menjalankan semua bahan mengajar yang diberikan kurikulum merdeka. Sedangkan tahap ketiga, jalankan kurikulum merdeka ditambah pengembangan dari guru itu sendiri.

“Artinya di tahap tiga guru harus lebih kreatif dari sebelumnya lebih mampu menguasai sistem teknologi dan lain- lain. tapi kalau sekolah kami ini karena baru mulai cocok di tahap satu itu dulu. Dan penerapannya akan kita jalankan di bulan Juli nanti,” paparnya.

Sejauh ini kompetensi guru di sekolah itu sudah sejak awal dari awal melatih mengajar dengan platform merdeka mengajar, di sana guru bisa mengajar sekaligus mengajarkan diri sendiri dan guru bisa berkarya.

hasil karya guru nantinya dishare ke guru lain dan bisa menjadikan jadi contoh bagi guru yang lain, praktek baik guru saling berbagi ke seluruh guru di indonesia yang ada di platform merdeka mengajar tersebut.

“Ini akan kita coba, menariknya kurikulum merdeka itu salah satunya pemanfaatan sumber belajarnya itu, proses belajarnya itu juga berdasarkan kebutuhan anak, tidak lagi kejar- kejar materi ini benar- benar merdeka belajar,” pungkasnya.

Sebelum melangkah lebih jauh mari kita mengerti dulu apa itu Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka adalah memberi keleluasaan kepada guru dalam mengajar atau merdeka mengajar.

Keunggulan dari Kurikulum Merdeka:

Lebih Sederhana dan Mendalam

Fokus pada materi yang esensial dan pengebangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Belajar menjadi lebih mendalam, bermakna tidak terburu-buru dan menyenangkan.

Lebih Merdeka

Tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat dan aspirasinya. Guru Mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik. Sekolah memiliki wewenang untuk dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik.

Lebih Relevan dan Interaktif

Pembelajaran melalui kegiatan projek memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual misalnya isu lingkungan, kesehatan dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

Sementara itu Kepala Kepala Dinas Pendidikan Cabang Kota Lhokseumawe, Supriariadi, menyebutkan hanya dua sekolah SMA dan satu SMK yang mulai menerapkan kurikulum merdeka. Pihaknya berharap agar tahun berikutnya semua sekolah bisa mendaftarkan kurikulum merdeka belajar.

“Di bawah dinas kita belum seluruhnya, hanya tiga sekolah saat ini, tapi kita terus berupaya mensosialisasikan agar semua sekolah bisa menerapkan kurikulum merdeka,” pungkasnya.

Comments
Loading...