Sisa Tahun Anggaran Makin Sempit, Realisasi Keuangan Aceh Masih 61 Persen

BANDA ACEH – Sisa tahun anggaran 2017 makin sempit, tak sampai dua bulan lagi. Akan tetapi, realisasi keuangan Pemerintah Aceh masih sekitar 61 persen.

Data Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) dikutip portalsatu.com dari monev.lkpp.go.id, 6 November 2017, progres keuangan Pemerintah Aceh sampai 31 Oktober baru 61 persen dari target 75 persen. Realisasi keuangan Aceh tahun ini berjalan lambat, yaitu sampai Juli: 33 persen, Agustus: 40,01 persen, dan September: 49 persen.

Sedangkan progres fisik sampai Oktober baru 65 persen dari target 75 persen, hanya meningkat 5 persen dari progres sampai September: 60 persen.

Perkembangan terbaru, berdasarkan data dilansir p2k-apba.acehprov.go.id, realisasi keuangan APBA sampai 3 November baru 61,2 persen, dan fisik 65 persen. Target sampai 30 November, keuangan 85 persen dan fisik 90 persen.

Sebanyak 31 Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) berstatus “rapor merah” lantaran realisasi keuangan masih di bawah 60 persen, bahkan ada yang baru 16 persen.

Data pantau lelang APBA, untuk lelang umum, 31 paket belum tanda tangan kontrak. Sedangkan melalui ecatalog, 42 paket belum diproses.

Pantau lelang Otsus, realisasi fisik di bawah 50 persen: 454 paket (21 persen), realisasi fisik 51-75 persen: 331 paket (16 persen), realisasi fisik 76-94 persen: 485 paket (23 persen), dan realisasi fisik di atas 95 persen: 831 paket (40 persen).[]

Sumber: Irmansyah D Guci, Portalsatu.Com

Comments
Loading...