Serunya berburu durian runtuh di Lamsujen Aceh Besar

POPULARITAS.COM – Bagi warga Banda Aceh dan Aceh Besar, bakal tak asing dengan Lamsujen yang identik dengan destinasi wisatanya.

Lokasinya yang diapit pergunungan; Gunung Kulu dan Gunung Geurute, membuat Lamsujen terasa sejuk sehingga cocok untuk liburan dan tujuan peristirahatan.

Lamsujen merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Desa ini berjarak kurang lebih 56 kilometer dari Kota Banda Aceh yang merupakan pusat ibu kota provinsi Aceh.

Desa Lamsujen ini menawarkan pemandangan alam memakau, seperti hamparan persawahan dan sungai yang diapit oleh perbukitan di mana di dalamnya terdapat cukup banyak kebun durian.

Ya, Desa Lamsujen memang dikenal sebagai sentra kebun durian dan menjadi tujuan wisata terutama saat musim panen, antara Juli-Agustus. Pekan lalu, popularitas.com bersama wisatawan lainnya berkunjung ke sana.

Akses menuju Lamsujen cukup mudah. Di kilometer 56 dari Jalan Banda Aceh-Meulaboh, pengunjung akan diarahkan belok ke kiri. Di sana, sebuah papan nama bertuliskan Objek Wisata Lamsujen terpampang di pinggir jalan.

Kira-kira 500 meter, wisatawan bakal menemui warga yang menjajakan durian. Sejumlah mobil mewah terlihat terparkir rapi di pinggir jalan. Mobil itu umumnya milik warga Kota Banda Aceh yang sengaja berkunjung ke Gampong Lamsujen untuk berburu durian yang baru runtuh dari pohonnya.

Durian Lamsujen memang benar-benar nikmat, dagingnya empuk serta aroma yang tajam menghadirkan sensasi tersendiri saat dimakan.

Durian yang baru runtuh dari pohonnya dijual di pinggir jalan Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Minggu (24/7/2022). Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com

Selain di pinggir jalan, durian Lamsujen juga bisa dinikmati langsung di kebunnya. Menurut petani di sana, waktu yang tepat menikmati durian di kebun adalah di pagi hari, sebelum agen pengepul membawa untuk dijual eceran.

“Kalau mau menikmati di kebun atau mau berfoto tepatnya di pagi hari, karena stok durian masih banyak, hasil runtuh pada malam harinya,” kata petani setempat.

Untuk harga buah durian yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp30 ribu hingga Rp60 ribu, tergantung ukuran buah durian itu sendiri.

“Untuk harga variasi dari ukurannya, jadi pengunjung bisa memesan dan datang langsung ke lokasi,” ujar Sofyan, petani durian Lamsujen.

Wisatawan membeli durian yang baru runtuh dari pohonnya di Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Minggu (24/7/2022). Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com

Salah satu pengunjung, Taufik mengaku senang bisa menikmati langsung legitnya durian Lamsujen dengan suasana alam pedesaan.

Lamsujen sudah menjadi destinasi Taufik menghabiskan waktu libur akhir pekan, khususnya saat musim durian tiba.

“Lamsujen cocok untuk menghabiskan akhir pekan, suasanya masih alami, ada sungai dan banyak kebun durian,” kata Taufik.

Kesegaran Krueng Lamsujen

Selain durian runtuh, Lamsujen juga menawarkan pesona alam yang masih alami, salah satunya Krueng Lamsujen. Ini menjadi salah satu objek wisata alam di Kabupaten Aceh Besar yang belum banyak diketahui orang.

Diapit perbukitan dan kebun durian, objek wisata ini memiliki air sungai yang segar. Menikmati durian sambil berendam di sungai tentu menghadirkan sensasi tersendiri.

Selain itu, objek wisata Lamsujen juga memiliki hamparan batu, baik berukuran besar, kecil, datar dan lebar sehingga sangat cocok untuk bersantai atau hanya sekadar untuk berfoto.

Gemuruh air sungai Krueng Lamsujen yang melewati bebatuan memadati indra pendengar. Ditambah lagi dengan suara burung berkicau. Objek wisata air Krueng Lamsujen memang begitu eksotis.

Objek wisata Krueng Lamsujen direkomendasikan menjadi salah satu tempat yang paling tepat untuk menghilangkan rasa penat dari kebisingan kota, terlebih saat libur akhir pekan tiba.

Wisatawan menikmati kesegaran Krueng Lamsujen, Kec. Lhoong, Aceh Besar. Foto: Muhammad Fadhil/popularitas.com

Selain menawarkan kondisi alam yang masih natural, pengunjung juga bisa bermandian, sambil bercanda dengan teman. Apalagi, di sisi sungai juga terdapat pepohonan yang bisa digunakan untuk melompat dengan gaya bebas, menghempaskan badan ke dalam air yang segar.

Selain bisa bersantai menikmati derasnya air sungai, tempat ini juga menjadi lokasi yang tepat untuk memancing. Banyak warga di sini yang memanfaatkannya, baik untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga atau sekadar hobi saja.

Salah satu pengunjung, Riski mengakui keindahan Krueng Lamsujen. Menurutnya, objek wisata ini cocok dijadikan sebagai tempat melepas penat dari kebisingan ibu kota.

“Krueng Lamsujen cocok untuk mandi atau berenang, karena masih alami dan segar,” kata Riski.

Comments
Loading...