Selama Aksi Bela Palestina, Polisi Kawal Ketat Mal dan Hotel

POPULARITAS.COM – Selama berlangsungnya aksi bela Palestina yang digelar ratusan massa dari gabungan ormas Islam se-Aceh, sejumlah personel kepolisian menjaga ketat Mall, Hotel dan rumah makan cepat saji (KFC) di kawasan Simpang Lima Banda Aceh

Penjagaan itu dilakukan atas sikap protes massa yang meminta agar rumah makan tersebut untuk ditutup.

“Panjagaan ini untuk antisipasi karena massa memprotes seluruh produk Amerika yang ada di Aceh untuk ditutup. Kemudian juga dapat info mereka akan datang kemari,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, Senin (18/12/2017).

Kapolresta Banda Aceh itu memberikan apresiasi kepada seluruh ormas Islam dari berbagai elemen di Aceh, mereka berujuk rasa dengan  tertip. Namun demikian pihaknya tetap menempatkan pasukan di beberapa tempat seperti KFC, Mall, Hotel untuk mencegah pihak ketiga yang memprovokasi.

“Walaupun massa hampir mencapai seribuan mereka menggelar aksi secara tertip dalam menyampaikan sikap solidaritas membela saudara di Palestina,” ujarnya.

Untuk pengamanan, kata Saladin  sebanyak 520 personil gabungan dari Polresta, Polda, Brimob dan TNI diturunkan agar dapat menjaga keberlangsungan aksi hingga selesai.

“Jadi kita sama-sama mengawal rekan-rekan yang turun ke jalan untuk berorasi,” tambahnya.

Sementara itu, dia meminta massa yang datang dari luar kota Banda Aceh diharapkan bisa kembali dengan baik dan aman.

Saat unjuk rasa berlangsung di depan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), massa meminta agar dewa  dapat menyuarakan tentang Palestina serta mengecam Israel serta diminta untuk dapat melahirkan Qanun (peraturan) memboikot semua produk Amerika yang ada di Aceh. 

“Hanya ini harapan kami kepada pemerintah, jangan biarkan lagi ada produk-produk Amerika di Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRA, Tgk Muharuddin menyampaikan terimakasih atas kepedulian masyarakat Aceh terhadap Palestina. Katanya, seluruh anggota dewan juga turut memprotes atas sikap presiden Amerika Serikat.

Tgk Muharuddin meminta, Presiden Joko Widodo sebagai orang nomor satu di Indonesia agar segera mengambil keputusan.

“Jangan biarkan Palestina terus di jajah, mereka adalah saudara kita. Kami mohon kepada presiden tolong jangan diam saja,” teriaknya di tengah massa.

Menanggapi soal tuntutan massa terkait  pembentukan Qanun yang melarang produk Amerika di Aceh, sebut Muharuddin ia sangat sepakat namun demikian ia harus membawa ke dalam badan musyawarah DPR Aceh untuk ditinjau kembali

“Saya sangat setuju tapi kita harus duduk kembali melihat apakah Qanun ini perlu atau ada solusi lain yang bisa kita jalankan,” jelasnya.

Ia menyarankan, jika  massa tetap mendorong agar produk-produk Amerika  tidak ada di Aceh. Maka seluruh masyarakat Aceh diminta untuk tidak lagi membeli produk Amerika tersebut.

“Semua yang hadir di sini kalau kita memang cinta Palestina. Ajak semua keluarga, saudara sepakat untuk tidak lagi membeli produk Israel, ” tegasnya.(acl)

Reporter : Zuhri Noviandi

-ads-

-ads-

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.