Segarnya Wine Kopi Seulawah Arabica

DIBUTUKAN satu kilogram kopi jenis Wine Coffee untuk mendapatkan empat liter Wine kopi yang di peroleh melalui proses cold brew, atau perendaman dengan air dingin, atau menggunakan es batu, kata Andri, pemilik Seulawah Arabica Coffee, Senin (05/11/2017), memulai pembicaraannya.

Popularitas.com yang mencoba cita rasa Wine Kopi racikan Andri, merasakan sensasi segar, sedikit pahit, dan rasa dingin yang melegakan tenggorokan.

Wine Kopi racikan Andri, berbeda secara karakteristik dengan kopi seduhan lainnya, yang di proses melalui mesin espresso. Proses cold brew, yang menghasilkan Kopi Wine dilakukan dengan tahapan yang sedikit rumit, dan harus ekstra hati hati, agar didapatkan rasa yang sesuai.

Alat utama pemrosesan Kopi Wine adalah Cold Drip, yang terdiri dari labu kaca tiga tingkat, dan memiliki penyanggah dari besi. Dan masing masing labu kaca terpisah. Pada bagian atas alat ini dimasukkan es batu, dan di setting agar es tersebut mengeluarkan air melalui tetesan pada bagian bawahnya. Nah, di bagian tengah alat di tempatkan bubuk kopi jenis Wine yang telah di haluskan. Dan di bagian bawah, ditempatkan wadah untuk menampung hasil kopi Wine.

Bubuk kopi Wine sendiri, terang Andri, diperoleh dengan cara yang lebih rumit. Mula mula, terangnya, biji kopi yang masih kulit merah, usai di petik langsung di masukkan kedalam wadah plastik yang berisi air, dan diikat dengan rapat. Selanjutnya, wadah ini dibiarkan selama satu minggu, sampai kopi mengeluarkan gas, dan mengalami fermentasi atau pembusukan.

Selanjutnya, biji kopi yang telah di fermentasi tersebut, di kupas kulitnya, dan di keringkan, hingga benar benar kering, dan kemudian di roasting atau di sangrai. Dan keseluruhan proses ini membutuhkan waktu satu sampai dua bulan. “Jadi, bubuk kopi jenis Wine inilah yang menjadi bahan baju utama Wine kopi dengan proses Cold brew,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan satu liter kopi Wine, di butuhkan waktu pemrosesan 4-5 jam, dengan menggunakan alat Cold Drip. Racikan kopi Wine milik Andri, paling banyak di cari penikmat kopi, dan bahkan, Andri menceritakan dirinya telah mengirimkan ratusa liter kopi ke berbagai penjuru nusantara.

“Banyak pesanan dari Jakarta, Medan, dan bahkan hingga Papua pernah saya kirim,” ungkapnya.

Andri memastikan bahwa kopi Wine miliknya tahan hingga selama satu tahun jika di simpan di dalam lemari pendingin. Soal harga, tiap 1 liter Ia menjual seharga Ro450 ribu.[jam]

OLEH: HENDRO SAKY

-ads-

-ads-

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.