PT PIM Tak Beroperasi karena Pasokan Gas Terhenti

POPULARITAS.COM – PT Pupuk Iskadar Muda (PIM) terpaksa menghentikan memproduksikan pupuk urea bersubsidi karena pasukan gas dari perusahaan Perta Arun Gas (PAG) tidak mencukupi.

Humas PT PIM, Zulfan membenarkan PT PIM terhenti produksi, karena adanya kendala pasokan gas dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Perta Arun Gas (PAG). Sedangkan PAG berjanji gas akan dipasok pada akhir Januari mendatang.

“Pasokan gas dari PT PAG yang ada hanya 10 juta British Thermal Unit (MMBTU), sedangkan yang dibutuhkan dari kebutuhan untuk beroperasi PT PIM mencapai 55 MMBTU,” katanya, Selasa, (16/1/2018).

Menurutnya, pasokan gas saat ini hanya mencukupi untuk aktivasi unit utilitas, seperti pembangkit tenaga listrik, air dan pemeliharaan alat pabrik yang perlu rotasi. Sehingga tidak berdampak ke lingkungan.

“PT PIM tak bisa beroperasi sebelum ada kepastian ada gas dari PT Pertamina Hulu Energi dan PT PAG,” papar.

Zulfan menyebutkan, pihaknya masih menunggu gas dari PT Pertamina Hulu Energi dan PT Perta Arun Gas (PAG). Menurutnya, hasil pembicaraan dengan dua BUMN tersebut, gas akan disuplai Januari 2018 ini.

“Namun kepastian kapan gas tersedia kami belum tahu. Hasil pembicaraan sebelumnya Januari ini, kongkritnya belum tau. Kami masih menunggu,” ujarnya.

Kata Zulfan, setelah bahan baku tersedia, maka PIM segera mengoperasikan pabriknya untuk memproduksi kembali pupuk bersubsidi di Aceh Utara.[acl]

Rerporter : Khairul Anwar

-ads-

-ads-

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.