Proyek rehab irigasi 55 hari senilai Rp3,49 miliar di Pidie Jaya

POPULARITAS.COM – Proyek pekerjaan rehabilitasi jaringan daerah irigasi Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, dimenangkan  CV Sahara Agung, dengan nilai paket Rp3,4 miliar. Jika menghitung hari kalender berakhir pada Desember 2021, proyek itu nyaris dikerjakan hanya 45 hari kerja.

CV Sahara Agung, memenangkan proyek itu dengan mengikuti proses lelang. Dengan pagu HP senilai Rp4,8 miliar, perusahaan itu dinyatakan menang tender dengan penawaran Rp3,49 miliar.

Penelusuran popularitas.com, pada laman pengadaan, penandatanganan kontrak proyek milik Dinas Pengairan Aceh dilakukan pada 1 Oktober 2021.

Dari amatan popularitas.com di lapangan, pihak rekanan pelaksana proyek, baru beberapa hari melaksanakan pekerjaan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten  Pidie Jaya, melalui Kabid Pengairan Amir Hamzah saat dikonfirmasi popularitas.com, beberapa waktu lalu, membenarkan adanya pekerjaan rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Meureudu di wilayah setempat.

Hanya saja, terang kemudian, proyek tersebut milik Dinas Pengairan Provinsi Aceh, sedangkan Pidie Jaya merupakan penerima manfaat.

Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Dinas Pengairan di provinsi, dan dari keterangan mereka, rekanan telah melakukan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang tertera dalam dokumen kontrak.

“Sudah kita konfirmasi ke Dinas Pengairan provinsi, dan dijelaskan rekanan sudah mulai kerja,” terangnya.

Pihak Dinas Pengairan Aceh juga menyebutkan, mereka akan mengirimkan surat pemberitahuan ke Dinas Pekerjaan Umum Pidie Jaya, terang Amir Hamzah.

“Tapi lebih lengkapnya bisa konfirmasi dengan Pengairan Aceh,” katanya.

Dihubungi terpisah, Akmal, PPTK pekerjaan kontruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Meureudu Kab. Pidie Jaya, Dinas Pengairan Aceh, membenarkan, paket pekerjaan tersebut.

“Pekerjaan sudah dimulai terhitung tanggal 13 November 2021,” terangnya.

Sesuai dengan dokumen kontrak, katanya lagi, proyek itu akan berakhir pada tanggal 27 Desember 2021, atau dengan masa kerja 55 hari kalender.

 

Editor : Hendro Saky

Comments
Loading...