Pos Penyekatan Disebut Seperti Zaman Konflik, Polda Aceh: Ini Sangat Melenceng

POPULARITAS.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyebutkan bahwa ada oknum yang tidak bertanggung jawab menghembuskan isu, kalau pos penyekatan ini seperti jaman konflik dulu.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy meminta agar masyarakat jangan gampang terpengaruh dengan isu-isu yang mengatakan pos penyekatan itu untuk mempersulit masyarakat, apalagi disebut seperti zaman konflik.

“Ini sangat melenceng dan tidak benar. Penyekatan ini demi keamanan masyarakat dan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 pada PPKM Mikro level 4 ini,” kata Winardy dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Baca: Satgas Covid Aceh Bantah Ada Petugas Arogan Saat Pemeriksaan di Posko Penyekatan

Kabag Dal Ops Biro Ops Polda Aceh, AKBP Bambang Wijanarko menambahkan, pos penyekatan yang dibangun merupakan bentuk intervensi untuk membatasi mobilitas masyarakat masuk ke wilayah Banda Aceh sebagaimana diatur dalam Inmendagri No. 17 Tahun 2021 di mana Kota Banda Aceh dalam status PPKM Mikro Level 4.

Oleh karena itu, masyarakat Aceh tidak perlu takut bila melintasi pos penyekatan. Karena pos penyekatan itu untuk mencegah meluasnya penyebaran covid dari mobilitas orang yang akan memasuki Kota Banda Aceh khususnya orang dari luar Provinsi Aceh.

Kemudian, kata Bambang, terhadap masyarakat Aceh maka pemeriksaan yang dilakukan di pos penyekatan lebih kepada pemeriksaan prokes pada saat berkendara.

Apabila tidak sesuai prokes, lanjut Bambang, maka akan diminta oleh petugas untuk menerapkannya misalnya bila tidak memakai masker akan diminta petugas untuk memakai masker atau bila dalam angkutan umum tidak jaga jarak maka petugas akan meminta agar kapasitas dalam angkutan umum tersebut dikurangi supaya jaga jarak bisa diterapkan.

“Selain itu, di pos penyekatan masyarakat yang melintas juga akan ditanya, apakah sudah vaksin atau belum? bila belum vaksin, maka petugas akan meminta masyarakat tersebut untuk melaksanakan vaksinasi di pos penyekatan secara gratis,” katanya.

Editor: dani

Comments
Loading...