Perdebatan Panjang Terjadi Di Hari Terakhir Rapat Pleno KIP Aceh

BANDA ACEH (popularitas.com) – Rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 Provinsi Aceh hingga Minggu 12 Mei 2019 petang belum juga rampung. Sidang yang berlangsung di Gedung DPRA, Banda Aceh tersebut, diskor karena terjadi perdebatan para saksi.

Rapat pleno tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP Aceh) Samsul Bahri. Sementara jalannya rapat, dipandu oleh komisioner Munawarsyah yang turut didampingi komisioner KIP Aceh lainnya.

Terhitung sepekan sudah berlangsung, hari ini rencananya merupakan hari terakhir rapat pleno terbuka KIP Provinsi Aceh.

Baca: Rapat Pleno KIP Aceh Nyaris Rampung

Pantauan popularitas.com di lokasi, sampai sore masih dibaca rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dari Kabupaten Aceh Besar. Di dalam rapat, sempat terjadi berapa kali instruksi dari para saksi partai. Perdebatan pun tak bisa dihindari.

Sebagaimana di ketahui, KIP Aceh Besar molor menyelesaikan rekapitulasi tingkat kabupaten karena terjadi kericuhan berapa kali di rapat pleno tingkat Kabupaten.

Bahkan saksi Partai Aceh, dalam rapat pleno KIP provinsi menyampaikan pernyataan sikap menolak hasil rakapitulasi KIP Aceh Besar.

“Bahwa berdasarkan temuan kami di lapangan dan fakta-fakta yang terungkap dalam sidang pleno kabupaten Aceh Besar, dan disampaikan dalam pleno tingkat provinsi pada hari ini, kami telah berkesimpulan telah terjadi kecurangan dan pelanggaran,” sebut Azhari Cage.

Sebelumnya, Aceh Timur menyelesaikan pembacaan form DB1 pukul 12.30 WIB. Namun, rapat pleno hari terakhir ini harus ditunda oleh KIP Aceh. “Sidang kita skor sampai jam 10, selesai tarawih ya,” ucap Samsul Bahri. (ASM)

Anda mungkin juga berminat
Festival Ramadhan