Nasabah Bank Aceh diminta ganti kartu ATM lama

POPULARITAS.COM – PT Bank Aceh Syariah, mengimbau para nasabahnya, untuk segera menukarkan kartu ATM lama, atau yang Masih menggunaka pita magnetic guna diganti menjadi ATM chip.

Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Divisi Sekretariat PT Bank Aceh Syariah, Yusnimar, dalam keterangan tertulisnya kepada popularitas.com, Sabtu (16/10/2021).

“Bagi seluruh nasabah yang masih menggunakan kartu pita magnetik agar segera mengalihkan ke kartu ATM berbasis chip di seluruh kantor layanan Bank Aceh,” terangnya.

Dia menerangkan kemudian, Mekanisme pergantian kartu ATM tidak dikenakan biaya alias gratis. 

Syaratnya cukup membawa kartu identitas, buku tabungan, dan kartu ATM magnetic stripe, maka nasabah dapat langsung memperoleh kartu ATM baru yang sudah dilengkapi chip dan berlogo GPN, tambah Yusnimar. 

Dijelaskan, penggunaan kartu ATM saat ini wajib mengikuti standar nasional berteknologi chip (SNTC) karena sudah teruji lebih aman, di samping memiliki kapasitas penyimpanan data lebih besar dan pemrosesan transaksi lebih cepat.

Selain itu, kartu berbasis teknologi chip SNTC ini sudah terbukti sulit digandakan oleh pihak-pihak tertentu menggunakan modus skimming.

Dikatakan Yusnimar, skimming adalah modus kejahatan pencurian dana nasabah melalui penggandaan data kartu ATM milik nasabah yang masih menggunakan teknologi pita magnetik (magnetic stripe). Kejahatan ini bisa dicegah dengan mengganti kartu ATM tersebut dengan kartu ATM berteknologi chip.

“Aturan pergantian kartu ini merujuk pada regulasi Bank Indonesia yang telah mewajibkan bank penerbit ATM/Debit menggunakan kartu standar nasional teknologi chip,” terangnya.

Ditambahkan, melewati tanggal 31 Oktober 2021, seluruh kartu ATM/Debit dan mesin ATM/EDC yang masih berbasis teknologi magnetik akan dilakukan penonaktifan secara bertahap, otomatis dan permanen. 

“Penggantian kartu ATM magnetic stripe ke chip tentu saja akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan nasabah Bank Aceh dalam melakukan transaksi baik transaksi ATM maupun debit,” pungkas Yusnimar.

Editor : Hendro Saky

Comments
Loading...