MCP Pemerintah Aceh tahun 2021 naik menjadi 72,24 persen

POPULARITAS.COM – Monitoring Centre for Prevention (MCP) Pemerintah Aceh pada 2021 naik menjadi 72,24 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang masih pada kisaran 44,71 persen.

MCP adalah capaian penilaian indikator reformasi birokrasi dalam skema kordinasi, supervisi dan pencegahan (korsupgah) KPK RI yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu terhadap pemerintah provinsi dan kabupaten se-Indonesia.

Melalui akun twitternya, Minggu (16/1/2022), Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada Sekda Aceh Taqwallah dan jajaran Pemerintah Aceh yang telah bekerja keras dan sungguh-sungguh sehingga MCP Pemerintah di tahun 2021 terjadi kenaikan yang signifikan.

“Alhamdulillah, informasi dr Korsupgah KPK bhw tingkat capaian Monitoring Centre for Prevention/MCP di Aceh thn 2021 sebesar 72,24%, naik 44,71% dibandingkan capaian tahun 2020 sebesar 49.92%. Tksh kpd Sekda & semua aparatur Pem. Aceh serta seluruh Perangkat Pemkab/Pemkot se Aceh yg sdh bekerja keras demi capaian ini,” tulis Nova di akun Twitter-nya. 

Untuk diketahui, MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah), yang dilaksanakan oleh KPK RI pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia, yang meliputi delapan area intervensi sebagai bagian Reformasi Birokrasi secara Nasional. 

Delapan area intervensi program MCP tersebut, yaitu terdiri dari perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan desa. 

Sementara itu, Kepala Administrasi Pimpinan Setda Aceh Muhammad Iswanto Minggu sore menyebutkan, dua pekan sebelumnya yaitu pada Rabu 29 Desember 2021, Kepala Satgas I.2 – Dit. Korsup Wilayah 1 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Arif Nurcahyo mengatakan, capaian monitoring centre for prevention (MCP) Provinsi Aceh berada di atas rata-rata capaian MCP nasional. Posisi MCP Aceh pada saat itu mencapai 66 persen, di atas capaian nasional sebesar 58 persen. 

Hal itu disampaikan Arif pada rapat Monitoring dan Evaluasi Capaian MCP Pemerintah Aceh Tahun 2021, Rabu – 29 Des 2020, di Meuligoe Gubernur, yang dihadiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah. 

Saat itu Arif mengharapkan semua pemangku kepentingan di Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan pada area intervensi MCP sehingga capaiannya pun diharapkan terus meningkat. Arif saat itu juga meminta agar Pemerintah Aceh mendorong pemerintah kabupaten/kota supaya meningkatkan capaian MCP-nya masing-masing. 

“Pak Gubernur pada saat itu juga mengatakan pemerintah Aceh sangat berkomitmen agar capaian MCP pada masing-masing daerah dapat lebih ditingkatkan, baik untuk capaian tahun 2021 maupun pada tahun 2022 mendatang,” kata Iswanto.

 

Editor : Hendro Saky

Comments
Loading...