MaTA Dukung Polda Aceh Usut Pembangunan Wastafel

POPULARITAS.COM – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendukung penuh langkah Polda Aceh dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pembangunan wastafel di sekolah-sekolah di Tanah Rencong.

Koordinator MaTA, Alfian mengatakan, sejak awal pihaknya sudah pernah mempertanyakan kenapa sampai ada pembangunan tersebut karena semua sekolah sebelumnya sudah ada tempat cuci tangan bagi siswa, dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Faktanya, pembangunan yang dibangun tidak sempurna dan pihak sekolah ada yang belum dapat memafaatkannya, ada juga pihak sekolah mengeluarkan biaya sendiri agar tempat cuci tangan yang sudah dibangun tersebut dapat difungsikan,” ujar Alfian dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Padahal, sambung Alfian, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 41,2 miliar untuk pembangunan tersebut dengan skema anggaran refocusing 2020.

“MaTA berharap dalam penyelidikan dan penyidikan terhadap indikasi korupsi yang sedang dilidik adanya kepastian hukum apabila ditemukan unsur korupsinya,” ucapnya.

Kata Alfian, dalam pengungkapan kasus ini, MaTA menilai sangat mudah untuk melihat kasusnya. MaTA percaya Polda Aceh mampu mengungkapkan, mulai dari perencanaan, penganggaran dan pembagunannya sehingga siapan pun pihak yang diduga terlibat tidak lolos.

“Atau apabila ada penerima aliran dananya juga dapat diungkap secara tuntas,” tegas Alfian.

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 adalah bencana nasional. Oleh karena itu, siapa pun melakukan korupsi terhadap anggaran pandemi dapat dijerat dengan hukuman mati sesuai dengan Pasal 2 ayat (2) Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

“Di sana telah diatur soal kemungkinan penerapan pidana mati terhadap kasus korupsi dalam keadaan tertentu. MaTA sendiri konsisten mengawal pengusutan kasus tersebut sehingga ada rasa keadilan dan kepastian hukum terhadap pelaku kejahatan luas biasa tersebut,” ucapnya.

Editor: dani

Ucapan Pelantikan JMSI dari BPKA
Ucapan Pelantikan JMSI – Bank Aceh
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.