Liga 1, Persis Solo tahan imbang PSIS Semarang

POPULARITAS.COMKompetisi Liga 1 antara Persis Solo dan PSIS Semarang berakhir imbang. Bermain di Stadion Mahanan, kedua klub harus puas berbagi poin.

PSIS Semarang yang bertindak sebagai tuan rumah, awalnya mencoba bermain terbuka dengan tempi tinggi. Kedua kesebelasan pada babak pertama saling serang, dan menampilkan permainan cepat. Namun Persis Solo belum mampu penuhi ambisinya raih poin penuh pada pertandingan itu. Skor berakhir imbang 0-0

Jalannya pertandingan, Persis yang banyak menekan sejak menit awal belum bisa mencetak peluang untuk menjadikan gol ke gawang lawan. Sebaliknya, PSIS yang mengandalkan serangan balik cepat juga belum mendapat peluang mencetak gol untuk timnya. Kedudukan tetap imbang 0-0, hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persis memasukkan pemain depannya Samsul Arif dan menggantikan pemain Jepang Ryo Matsumura untuk menambah daya serang. Persis terus melakukan serangan melalui pemain sayap Althaf Indie, Messidoro, Irfan Jauhari ,dan Samsul Arif.

Namun, serangan Persis belum mampu mencetak peluang gol. Peluang emas bagi Persis terjadi pada menit ke-53 babak kedua melalui tendangan kaki Irfan Jauhari tetapi bola mampu ditangkap kiper PSIS Wahyu Tri Nugroho, sehingga belum mengubah kedudukan.

Pada menit 72, pemain Persis Althaf Indie lolos sendiri dan mencetak gol ke gawang PSIS, namun wasit menganulir gol tersebut karena Althaf tertangkap offside sebelum terjadi gol.

Sementara itu, satu-satunya peluang emas PSIS terjadi pada menit ke-64 melalui tendangan Taisei Marukawa, tetapi mampu ditepis kiper Persis Muhammad Riyandi yang bermain tenang sehingga belum mengubah kedudukan 0-0 hingga babak kedua usai.

Wasit yang memimpin pertandingan antara Persis melawan PSIS, Ruli, mengeluarkan lima kartu kuning untuk Jonathan, Oktafianus, Dewangga Santoso, Aqsha Prawira (PSIS), dan Andri Ibo (Persis).

Caretaker Persis Solo Rasiman usai pertandingan mengatakan Persis menampilkan permainan menyerang melawan PSIS, tetapi pada menit kedua harus menggantikan M Kanu dan menit ke-40 Jaimerson Da Silva juga cedera. Sehingga, pola permainan harus berubah.

Persis pada babak kedua memasukan Samsul Arif, dan permainan  tim berjalan lebih dinamis, karena bola banyak berada di daerah lawan, meski demikian belum bisa membuahkan peluang gol untuk timnya.

“Kami memang memasang pemain muda di depan dan berhasil, karena PSIS juga tidak melakukan tekanan dari belakang. Persis belum bisa menyelesaikan games dengan baik karena kurang memanfaatkan lebar lapangan,” kata Rasiman.

Asisten Pelatih Achmad Resal Octavian mengatakan PSIS bersyukur bisa menahan imbang tuan rumah Persis. Meskipun PSIS menargetkan tiga poin di Solo, tetapi ia tetap mensyukuri hasil satu poin tersebut.

“Pemainnya sudah bekerja keras dan bermain maksimal. Saya bangga pemain bekerja keras hingga menit akhir melawan Persis. Pemain (secara) mental sudah ada peningkatan,” kata Achmad. (ANT)

Comments
Loading...