Laksamana Malahayati ditabalkan nama jalan di DKI Jakarta

POPULARITAS.COM – Laksamana Malahayati ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/2017 tentang penganugerahan Pahlawan Nasional, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Pada tanggal 23 November 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menabalkan nama pahlawan nasional itu sebagai salah satu nama ruas jalan di ibukota.

Penabalan nama jalan Laksamana Malahayati di Jakarta, didasarkan pada Keputusan Gubernur Nomor 1242 tahun 2021 tentang penetapan nama jalan Laksamana Malahayati menggantikan nama jalan Inspeksi Kalimalanbg sisi sebelah utara.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini tanggal 23 November 2021, nama jalan Laksamana Malahayati resmi dibuka,” sebut Anis Baswedan.

Anies Baswedan menerangkan, peran Laksamana Malahayati dalam menghadapi penjajah patut diapresiasi, dan didedikasikan namanya.

“Apalagi perjuangan yang diberikan untuk bangsa ini sangatlah luar biasa. Seorang perempuan yang pemberani dan gigih dalam memimpin peperangan,” katanya.

Sehingga kata Anis, namanya patut dipermanenkan di salah satu jalan Jakarta menuju Bekasi yang diperkirakan panjangnya sekitar 7,6 kilometer yang melintasi Kelurahan Pondok Kelapa, Kelurahan Duren Sawit, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit dan Kelurahan Cipinang Muara, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Ia menambahkan, di Jakarta bukan hanya nama Laksamana Malahayati yang telah dipermanenkan, sebelumnya ada juga sejumlah nama pahlawan asal Aceh yang sudah dipermanenkan baik nama jalan ataupun masjid.

“Seperti Masjid Cut Mutia, Masjid Cut Nyak Dien, Jalan Teuku Umar, Jalan Panglima Polim, dan Jalan Teungku Chik di Tiro,” katanya.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang ikut hadir secara virtual saat penabalan nama jalan Laksamana Malahayati di Jakarta, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah DKI Jakarta.

“Atas nama rakyat Aceh, menyampaikan terimakasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” kata Nova Iriansyah dalam sambutannya yang disampaikan secara daring.

Kita ketahui bersama dari literatur sejarah, Laksamana Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh dalam melawan penjajah.

“Dari perjuangan Keumala Hayati itu patut kita dijadikan contoh, apalagi bagi generasi muda sekarang. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjuangan Beliau. Seorang perempuan yang gigih berani dalam menumpaskan penjajahan,” sebutnya.

Sehingga, tambahnya, dengan diabadikan nama Keumala Hayati sebagai nama salah satu jalan di Jakarta, akan bagaimana perjuangannya dulu. Dan ini juga akan menjadi sebuah nilai sejarah bagi Indonesia, khususnya Aceh.

Editor : Hendro Saky

Comments
Loading...