Kasus Covid-19 Meningkat, Orang Tua Siswa Minta Ujian Kenaikan Kelas Diperpadat

POPULARITAS.COM – Orang tua murid mendukung kebijakan pemerintah untuk memberlakukan kembali proses mengajar belajar dengan sistem dalam jaringan (daring). Upaya ini dinilai sebagai salah satu langkah memutus rantai penyebaran Covid-19 pada tingkatan sekolah.

“Bagi kami orang tua tidak masalah, kalau disuruh lockdown ya lockdown (belajar dari rumah),” kata Rusydi salah satu orang tua siswa di Banda Aceh kepada popularitas.com, Sabtu (29/5/2021).

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan sebelumnya mengintruksikan agar sekolah-sekolah di zona merah di Tanah Rencong wajib tutup, dan menerapkan sistem pendidikan dalam jaringan (daring).

Terkait kebijakan tersebut, Rusydi mengaku setuju. Namun, ia berharap proses ujian kenaikan kelas tidak menerapkan daring, tetapi tatap muka.

Rusydi menyarankan agar pihak sekolah memberlakukan sistem shift pada ujian kenaikan kelas. Di samping itu, pihak sekolah juga harus memperpadat sistem ujian.

“Misalnya jika sebelumnya sampai dua minggu ujiannya, sekarang diubah menjadi satu minggu. Tetapi harus ada shift, supaya tak ramai,” ucap Rusydi.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) menyebutkan, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Aceh bertambah lagi 260 orang pada Jumat (28/5/2021) kemarin.

Sementara pasien yang sembuh bertambah 145 orang, dan delapan orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, kasus aktif atau penderita positif Covid-19 dalam perawatan, di Aceh sebanyak 2.372 orang saat ini.

“Penderita Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri terus bertambah sejalan dengan peningkatan kasus-kasus positif harian belakangan ini,” kata SAG dalam keterangannya, Jumat (28/5/2021) tadi malam.

Dia menjelaskan, dari 2.372 penderita Covid-19 dalam perawatan itu, 11 orang dirawat di ruang intensive care unit (ICU) dan 408 lainnya dirawat di ruang isolasi penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging (Pinere) rumah sakit rujukan di seluruh Aceh.

Sedangkan 1.933 orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Penderita yang isolasi mandiri ini terkonfirmasi positif Covid-19 namun tidak menunjukkan gejala, atau memiliki gejala ringan yang tidak membutuhkan bantuan alat-alat medis di rumah sakit.

Editor: dani

Comments
Loading...