Kalah Telak dari Persiraja Bikin PSMS Murka

BANDA ACEH (popularitas.com) – Keinginan PSMS Medan meraih poin penuh dalam laga tandang di Stadion H Dimurthala Lampineung melawan Persiraja Banda Aceh menjadi buyar. Tim asuhan Abdul Rahman Gurning harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Skuad Lantak Laju dengan skor telak 0-2, Rabu, 14 Agustus 2019 malam.

Tak hanya kalah dalam permainan melawan Laskar Rencong, PSMS Medan juga harus kehilangan Ilham yang diganjar kartu merah pada babak kedua. Awalnya, PSMS Medan mampu menyeimbangi permainan Persiraja. Mereka bahkan terlihat mendominasi pertandingan di awal babak pertama.

Namun, bukan Persiraja namanya jika harus menjadi pemungut bola di bawah mistar gawang sendiri. Tim yang kini dikomandoi Nazaruddin alias Dek Gam tersebut langsung tancap gas pada babak kedua. Alhasil Persiraja mampu membobol gawang yang dikawal M Choirun Nasirin di awal babak kedua. Skor 1-0 untuk Persiraja. Gol perdana di laga penutup musim itu dicetak Defri Riski.

Kebobolan satu gol tersebut membuat Tim Ayam Kinantan mengamuk. Mereka terus berupaya membobol gawang Persiraja di sisa pertandingan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Alih-alih menyamakan kedudukan, PSMS malah kembali kebobolan di menit 76 lewat sundulan Irvan Mofu Musi. Tuan rumah membuktikan keunggulannya dengan skor 2-0.

Kekalahan di laga tandang tersebut membuat supporter PSMS Medan beringas. Pendukung yang ikut menemani tim ke Banda Aceh tersebut bahkan menuntut Sekretaris PSMS Medan Julius “King” Raja untuk mundur dari jabatannya.

Kekecewaan serupa juga diungkap pelatih PSMS Medan, Gurning. Dia bahkan menilai pertandingan antara anak asuhnya dengan Persiraja tidak fair. Gurning mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit dan juga pola permainan Persiraja yang disebutnya kasar. Dia khawatir akan ada balasan dari anak asuhnya kala Persiraja bermain di kandang PSMS Medan kelak.

“Jadi kemenangan itu segala cara dilakukan. Main hantam, main hajar aja, main siku. Akhirnya, pemain kita masuk rumah sakit satu dilarikan. Jadi ya begitu lah,” beber Gurning dalam temu pers usai pertandingan.

Akibat kekalahan tersebut, PSMS Medan harus rela turun ke peringkat 4 klasemen Liga 2 2019 dengan poin 20. Sementara Persiraja berhasil menempati peringkat ke dua dengan raihan poin 21, atau unggul satu poin atas PSMS.

Puncak klasemen wilayah barat Liga 2 sendiri saat ini dipegang oleh Sriwijaya FC yang juga mengoleksi 21 poin. Namun, tim Sriwijaya unggul dalam produktivitas gol.* (BNA/DBS)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat