Jokowi Minta Daerah Tak Lengah Antisipasi Lonjakan Covid

POPULARITAS.COM – Presiden Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah tidak lengah mengantisipasi potensi lonjakan kasus virus corona (Covid-19). Jokowi berkata tren peningkatan kasus Covid-19 telah terjadi di sejumlah negara.

Jokowi memerintahkan para pimpinan daerah untuk terus waspada. Dia ingin kepala daerah menjadikan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara sebagai pengingat.

“Kepada seluruh kepala daerah, saya sampaikan jangan pernah lengah, sekecil apapun kasus aktif di satu provinsi, kabupaten, atau kota,” kata Jokowi dalam akun Instagram resmi @jokowi, Jumat (30/4/2024).

Jokowi kembali mengingatkan kemungkinan peningkatan kasus Covid-19 saat masa libur Lebaran Idulfitri. Dia mengatakan masih ada 18,9 juta orang yang ingin mudik pada Lebaran ini.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut semula ada 89 juta orang yang hendak mudik tahun ini meski pandemi Covid-19 belum usai. Jumlah itu terus berkurang seiring sosialisasi larangan mudik di berbagai daerah.

“Saya meminta para kepala daerah untuk terus-menerus menyampaikan kebijakan peniadaan mudik dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan larangan mudik Lebaran Idulfitri tahun ini. Pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik pada 6-17 Mei.

Kebijakan itu diterapkan guna mencegah peningkatan laju pertambahan kasus Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia meningkat 93 persen usai mudik tahun lalu.

Sejauh ini, sejumlah kepala daerah juga sudah turut mengimbau masyarakat agar tidak mudik. Mereka takut terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 seperti yang terjadi di India saat ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah termasuk kepala daerah yang kerap menyampaikan imbauan. Keduanya mengingatkan bahwa tidak mudik sama dengan menjaga keluarga di rumah dari ancaman penularan virus corona.

“Garis finish sudah kelihatan di depan. Jika kita lengah dan tidak disiplin, kita akan balik lagi, bukan ke arah finish melainkan ke arah penyesalan,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sumber: CNN

-ads-

-ads-
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.