Irwandi Yusuf Jemput Investor Hingga ke Qatar

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melakukan kunjungan ke Negara Qatar. Kedatangan orang nomor satu di Serambi Mekkah ini untuk bertemu dengan sejumlah pengusaha di Qatar untuk menawarkan sejumlah investasi di Aceh.

Gubernur disambut langsung oleh Muhammad Al-Musallam beserta staf di kantor Qatar Investment Authority di Doha, Minggu (10/12/2017). Turut hadir Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Satu Pintu Provinsi Aceh, Iskandar Jamal, Direktur Badan Pengelola KEK Arun- Lhokseumawe, Penasehat Khusus Gubernur Aceh dan para staf.

Sumber foto dari facebook Irwandi Yusuf

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin, Lc, MH menyebutkan, pada pertemuan tersebut, Gubernur Irwandi Yusuf menjelaskan berbagai peluang investasi dalam segala bidang di Aceh seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun-Lhokseumawe, Infrastruktur, Regional transportation hub, dan bidang pertanian dan perkebunan.

“Pihak Qatar Investment Authority menyambut baik dan akan menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan hal yang lebih konkrit terkait investasi di Aceh,” kata Mulyadi Nurdin, Lc, MH.

Pada hari yang sama lanjut Mulyadi Nurdin, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga bertemu Akbar Al-Baker Group Chief Executive Qatar Airways dalam rangka menawarkan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar sebagai International Hub dan maintenance facilities bagi Qatar Airways.

“Akbar Al-Baker menyambut baik rencana tersebut dengan tahap awal mempersiapkan aplikasi penambahan rute penerbangan Qatar Airways Doha – Aceh,” ujar Mulyadi Nurdin mengutip Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Mulyadi Nurdin menambahkan, rencana pembukaan rute penerbangan ini diharapkan dapat menguntungkan Provinsi Aceh secara khusus dan Indonesia secara lebih luas, terutama sektor perdagangan dan pariwisata, serta dapat mendukung Qatar dalam rangka pengembangan dan ekspansi program “food security” negara Qatar.

“Pasca Tsunami 2004 silam, bandara SIM telah direnovasi dan sekarang telah memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter yang mampu menampung pesawat berbadan lebar. Pihak angkasa pura juga telah menandatangani perjanjian kerja sama pemanfaatan 51 hektar lahan untuk perluasan Bandara Sultan Iskandar Muda pada tahun 2016 lalu,” jelasnya.[advertorial]

-ads-

-ads-

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.