Ini Penyebab inflasi di Lhokseumawe

POPULARITAS.COM – Inflasi di kota Lhokseumawe pada bulan November 2017 mencapai 0,31 persen dan lebih tinggi dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya yang hanya mencapai 0,10 persen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yufrizal, Selasa (5/12/2017) mengatakan, inflasi yang terjadi di Lhokseumawe disumbang oleh komponen inti dan bahan makanan yang mengalami peningkatan harga.

“Inflasi Indeks Harga Konsumen sampai dengan bulan November 2017 tercatat 1,16% (ytd) atau secara tahunan mencapai 3,44% (yoy), berada di kisaran sasaran inflasi pemerintah sebesar 4±1% (yoy),” ujar Yufrizal.

Yufrizal menambahkan, komoditas yang menyumbang angka inflasi yaitu, ikan kembun, kacang panjang dan ikan tongkol. Peningkatan harga itu, dipengaruhi oleh musim penghujan dan menyebabkan berkurangnya pasokan.

Sementara untuk inflasi dikomponen inti, dipengaruhi oleh meningkatnya harga di beberapa material, seperti batu bata, seng dan pasir. Peningkatan harga tersebut dipengaruhi oleh aktivitas proyek pada triwulan ke IV.

“Dalam mencapai target proyek yang sudah di rencanakan dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun, makanya mengalami kenaikan harga dan secara tahunan inflasi inti mencapaisebesar 3,57% (yoy),” tutur Yufrizal.(acl)

PENULIA : AGAM

-ads-

-ads-

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.