Enam Ton Beras untuk Masyarakat Korban Banjir Telah Disalurkan

POPULARITAS.COM – BPBD Aceh Utara menyalurkan bantuan berupa pangan dan sandang sekitar 6 ton beras terhadap masyarakat korban banjir di Aceh Utara.

Kabid Kedaruratan dan logistik BPBA Aceh, M. Syahril mengatakan, logistik berupa beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, sarden, kecap, sarung dan baju daster tersebut telah diserahkan ke masyarakat korban banjir sejak kemarin di beberapa gampong di Aceh Utara.

“Sudah dikirim kemarin ke Aceh Utara untuk disalurkan ke masyarakat,” katanya, saat dikonfirmasi popularitas.com, Rabu (6/12/2017).

Kendati demikian, katanya,  bantuan akan bertambah jika ada permohonan resmi dari  BPBD Aceh Utara dan BPBA akan mengirimkan lagi sesuai anggaran yang tersedia.

“Soal bantuan tergatung permohonan dari BPBD Aceh Utara, jika ada permohonan resmi kita akan kirimkan. Karena di BPBA tidak ada stok khusus seperti Dinas Sosial. Untuk pengadaan logistik BPBA harus ada permohonan resmi dan pernyataan status darurat bencana dari bupati setempat,” ujarnya.

Saat ini kata M Syahril, kondisi banjir di kota Aceh Utara air sudah mulai surut hanya di kawasan gampong-gampong masih digenangi air hingga ketinggian satu meter. Sementara itu, masyarakat di sejumlah daerah kabupaten setempat mulai diserang penyakit seperti demam, gatal-gatal dan inspeksi saluran pernapasan atas (Ispa).

Salah seorang warga Aceh Utara, Zulkifili via WhatsAap pada okezone mengaku tidak menutup kemungkinan kondisi air akan bertambah parah jika dilanda hujan deras.

“Kalau sekarang air mulai surut, namun tidak menjamin karena akan bertambah lagi kalau kondisi curah hujan deras,” katanya.

Diketahui, banjir telah merendam kota Aceh Utara dan sekitarnya sejak Kamis (30/11/2017) lalu, dari 27 kecamatan, 19 diantaranya terendam banjir.

Banjir merendam Kota Lhoksukon, ibu kota Kabupaten Aceh Utara. Bahkan pasar induk utama kabupaten turut terendam banjir, sehingga aktivitas perdagangan lumpuh total.  Ketinggian air mencapai dua meter.(acl)

ZUHRI NOVIANDI

Comments
Loading...