DPRA Soroti Kegiatan Seremoni Akhir Tahun Penguras APBA

BANDA ACEH (popularitas.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sulaiman menyoroti penggunaan anggaran APBA di periode akhir tahun 2019, yang menurutnya terkesan sia-sia alias tidak ada manfaat untuk umat.

Ia menilai, akhir tahun ini hampir seluruh hotel di Banda Aceh dan Aceh umumnya dipenuhi dengan kegiatan pemerintah melalui SKPA dalam bentuk workshop, pelatihan atau sejenisnya.

“Saya menduga anggaran yang dialokasikan untuk acara seremonial tersebut hanya modus guna menutupi kelemahan daya serap anggaran,” kata Sulaiman kepada wartawan di Banda Aceh, Senin, 25 November 2019.

Politisi Partai Aceh itu menjelaskan, meski sudah penuh dengan kegiatan seremoni, daya serap anggaran tetap saja tidak terdongkrak dengan baik. Katanya, hingga 22 November 2019, daya serap anggaran APBA untuk keuangan 60,5 persen dan fisik 67,0 persen.

“Sadarlah yang tidak baik tetap akan terlihat tidak baik,” ujar Sulaiman.

Menurut Sulaiman, kegiatan seremonial tersebut tidak ada manfaat begitu besar bagi rakyat Aceh. Padahal, kegiatan itu menghabiskan anggaran hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, terdapat SKPA yang menggelar kegiatan lebih dari satu kali.

“Sangat disayangkan ada miliaran rupiah APBA setiap SKPA terbuang begitu saja dan terkesan tidak ada manfaat sepeserpun,” katanya.

Sulaiman menuturkan, berdasarkan informasi yang ia terima, umumnya peserta kegiatan tersebut berasal dari PNS, baik dari daerah maupun instansi di tingkat provinsi. Lalu, para peserta tersebut juga dikabarkan disediakan uang saku, biaya transportasi dan konsumsi.

“Saya menduga mereka disediakan uang saku, biaya transportasi dan konsumsi serta biaya penginapan, sementara masyarakat Aceh hanya jadi penonton rentetan spanduk kegiatan yang tak bermanfaat di hotel-hotel yang ada di Aceh,” pungkasnya.* (C-008)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat