DPRA Minta Pemerintah Aceh Tes Swab Massal

POPULARITAS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Pemerintah Aceh untuk segera melakukan tes swab massal terhadap masyarakat di provinsi Aceh. Hal tersebut dinilai penting untuk mendeteksi pasien Covid-19, sehingga jumlahnya tak melebar.

“DPRA mendesak Pemerintah Aceh untuk tes swab massal dengan standar WHO terhadap warga Aceh. Karena sekarang kita tidak tahu lagi di mana kluster-kluster Covid-19 tersebut,” ujar Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin dalam konferensi pers di DPR setempat, Senin (14/9/2020).

Ia menuturkan, jumlah kasus Covid-19 di Aceh saat ini cukup memprihatinkan. Pemerintah Aceh pun terkesan tak serius dalam menganani persoalan tersebut, padahal DPRA telah mengingatkan berulang kali.

“DPRA sudah mengeluarkan rekomendasi pada Maret lalu, tetapi sepertinya kurang serius ditanggapi oleh Pemerintah Aceh,” jelasnya.

Selain itu, kata Dahlan, DPRA meminta Pemerintah Aceh untuk mengaktifkan kembali Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga ke kabupaten, kecamatan dan gampong. Semua elemen masyarakat di gampong juga harus digerakkan dalam menekan angka Covid-19.

“Gerakkan semua potensi dan sumber daya yang ada untuk menghentikan virus ini,” tutur Dahlan.

Dahlan menambahkan, DPRA juga harus melibatkan semua pihak dalam menangani Covid-19, seperti TNI, Polri, universitas, para ahli dan ulama.

“Yang paling penting adalah ulama dan tokoh masyarakat harus dilibatkan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19,” ujar Dahlan.

Sebelumnya, DPR Aceh juga merekomendasikan agar Pemerintah Aceh segera memberlakukan pembatasan fisik secara massal. Hal ini seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB.

Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin mengatakan, dengan kondisi penambahan pasien Covid-19 yang melonjak tinggi saat ini, maka sudah cukup syarat bagi Aceh untuk mengajukan penerapan PSBB kepada Menteri Kesehatan RI.

“Pemerintah Aceh juga harus berani sampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi Aceh hari ini sedang tidak baik-baik saja,” ujar Dahlan. []

Reporter: Muhammad Fadhil
Editor: Acal

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat