Dituding main sabun saat lawan Kaltim di PON Papua, ini tanggapan Ketua PSSI Aceh

POPULARITAS.COM – Kemenangan Aceh atas Kaltim pada penyisihan fase grup cabang sepak bola di PON XX/2021 Papua, menuai kontroversi. Gol bunuh diri Riski Romadhan ke gawang tim Kalimantan Timur, dinilai sebagai ‘main sabun’. 

Ketua II Panitia Besar (PB) PON Papua Roi Letlora, dalam keterangannya kepada sejumlah media, mengatakan bahwa pihaknya memastikan bakal mengusut dugaan ‘sepak bola gajah’ di pertandingan Kalimantan Timur vs Aceh.

Lantas bagaimana tanggapan Ketua PSSI Aceh atas tudingan tersebut?. Kepada popularitas.com, Nazir Adam selaku Ketua Pengurus Daerah induk Olahraga sepak bola di provinsi ujung barat Sumatra itu, enggan menanggapi tudingan itu. “Saya pikir, Tim kami tidak akan mengomentasi perihal tuduhan itu,” katanya, Selasa (5/10/2021).

Ditegaskannya, laga tim Aceh Kontra Kaltim saat itu merupakan pertandingan penting, guna memastikan tiket lolos fase penyisihan grup. Nah jika tidak menang kami peluang maju babak selanjutnya tidak ada.

Karena itu, kemenangan saat melawan Kaltim saat itu merupakan buah kerja maksimal anak-anak, tukasnya.

“Itu kan kita berjuang habis-habisan kemarin. Karena kita wajib menang kan, kalau nggak menang, kita kemarin terjepit. Kalau nggak menang kita harus pulang,” ujar Nazir.

“Jadi, anak-anak berjuang habis-habisan. Terserah mau gol gimana atau apa. Karena kalau nggak menang, pulang, karena kita poin nol. Harus menanglah,” tambah Nazir Adam.

Sebelumnya diberitakan, di lagai fase penyisihan grup, Aceh mengalahkan Kaltim dengan skor 3-2 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, Senin (4/10/2021). Aceh memastikan kemenangan lewat gol bunuh diri pemain Kaltim, Risky Romadan.

Saat itu Risky menendang bola ke gawang sendiri setelah peluang yang didapat Aceh mampu dimentahkan kiper Kaltim, Agus Susanto.

 

Editor : Hendro Saky

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.