Dewan Soroti Sekolah yang Tak Kunjung Buka

POPULARITAS.COM – Anggota DPR Aceh, Mukhtar Daud menyoroti Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Pendidikan yang tak kunjung mengaktifkan belajar tatap muka untuk sekolah di Tanah Rencong.

Sorotan tersebut disampaikan saat melakukan interupsi dalam sidang paripurna dengan agenda persetujuan usulan hak angket DPRA terhadap Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah di gedung DPR setempat, Selasa (27/10/2020).

“Coba lihat betapa gobloknya mental anak-anak kita sekarangg, tidak belajar, di warung kopi ngumpul, main game, main chip, sementara sekolah yang tertip tidak diizinkan,” ujar Mukhtar.

Politikus Partai Nanggroe Aceh itu bahkan membandingkan sekolah dengan pesantren dan dayah di Aceh tetap buka di tengah pandemi Covid-19. Meski belajar tatap muka di tengah pandemi, mereka tidak terkena Covid-19.

“Apa tugas kita? sementara pesantren di dayah dayah mereka tidak ada Covid-19, mereka sehat semua, kenapa di sekolah tidak boleh, itu adalah pembodohan generasi, mohon Pak Sekda sampaikan ke gubernur,” kata Mukhtar.

“Dan saya jamin, untuk menjamin secara pribadi kalau ada Covid-19 di sekolah saya dibunuh aja, itu saran dari saya,” tambah Mukhtar.

Di sisi lain, Mukhtar menyarankan agar sekolah segera dibuka, dengan memperhatikan protokol kesehatan. Misalnya, pembagian shift belajar bagi siswa-siswi.

“Katakanlah sekolah itu ada pagi 10 orang, 30 orang, siang 20 orang. Kenapa di warkop dan mall buka, sedangkan sekolah tutup. Tutup warkop dulu, jangan asik anak-anak main judi,” jelasnya.

“Sekolah wajib dibuka kembali, menyoe kira-kira yo Covid-19 yu jak bak lon, kon Covid-19 nyang yo tanyo, tapi Allah SWT. Cuma kita jaga protokoler kesehatan,” pungkas Mukhtar. []

Reporter: Muhammad Fadhil

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat