Dewan Sorot Kelangkaan Elpiji dan Solar di Aceh

BANDA ACEH (popularitas.com) – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky menyoroti kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sejak beberapa bulan terakhir di provinsi tersebut. Kondisi ini, katanya, harus menjadi perhatian pemerintah. 

“Saat gas itu datang ke agen-agen, rakyat kita berbondong-bondong datang, saling merebut-rebut, potret kondisi ini juga tidak berlaku bagi negara kita yang sudah merdeka, ini sama seperti saat penjajahan Jepang dulu,” kata Iskandar saat melakukan interupsi di sela-sela rapat paripurna pelantikan pimpinan DPR Aceh di Gedung DPR setempat, Jumat, 15 November 2019 sore.

Karena itu, Iskandar selaku salah satu wakil rakyat meminta kepada pemerintah Aceh untuk menjelaskan apa faktor yang menyebabkan gas elpiji tiga kilogram itu langka.

“Kita kaya akan gas, kaya akan sumber daya alam yang kita miliki, tetapi rakyat kita masih sulit untuk mendapatkan gas, ada yang beli 25 ribu, 35 ribu, bahkan 50 ribu, kasihan sekali rakyat kita di Aceh, di pelosok-pelosok,” ujar Iskandar.

Selain itu, tambah Iskandar, Aceh juga sedang dihadapkan dengan soal kelanggaan solar. Hal itu bisa dilihat di sejumlah SPBU-SPBU, terdapat antrean kendaraan yang cukup panjang.

“Beberapa belakangan ini apabila kita berjalan di lintasan timur Aceh, banyak sekali kendaraan-kendaraan rakyat Aceh diparkir di depan SPBU sampai mengekor, panjang puluhan meter di pinggir-pinggir jalan negara,” sebut Iskandar.

Kata Iskandar, bukan hanya dialami oleh pengguna mobil, kelangkaan solar juga cukup dirasakan oleh para nelayan. Bahkan, mereka rela mengantre hingga tengah malam.

“Yang harus membeli kadang-kadang, dia (nelayan) mengantre tengah malam, mari sama-sama Pak Plt Gubernur cari jalan keluar yang terbaik, dengan kondisi hampir terjadi seluruh Aceh,” pungkasnya.*(C-008)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat