Cidera Olahraga Kini Dapat Operasi di Aceh

POPULARITAS.COM – Olahraga merupakan salah satu aktivitas masyarakat sehari-hari. Bahkan di era pandemi ini banyak elemen masyarakat yang semakin meningkatkan aktivitas olahraga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Sehingga meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi oleh berbagai macam virus termasuk SARS-cov-2 atau yang lebih dikenal dengan virus Corona.

Namun tidak bisa dipungkiri, walaupun menyehatkan terkadang olahraga juga dapat menimbulkan cedera, sehingga dapat mengganggu aktivitas yang lain bahkan mengakibatkan nyeri yang sangat mengganggu. Nah, jika hal ini sampai terjadi, di sinilah peran spesialis ortopedi konsultan olahraga sangat dibutuhkan.

Selama ini, masyarakat Aceh baik atlit ataupun warga lainnya yang mengalami cedera olahraga pada daerah lutut, bahu, pergelangan kaki dan pada sendi-sendi lainnya kerap melakukan pengobatan ke luar Aceh baik di Jakarta, Medan bahkan ke Rumah Sakit yang berada di luar negeri, tidak sedikit pula yang menggunakan jasa pengobatan tradisional seperti tukang urut.

Kini, jika ada masyarakat yang mengalami cedera lutut, bahu, pergelangan kaki dan sendi lainnya saat berolahraga ataupun disebabkan hal lain, tidak perlu lagi berobat keluar Aceh. Sebab di provinsi ujung pulau Sumatera ini telah memiliki dokter subspesialis cedera olahraga yaitu dr. M. Arief Faisal, M.Kes, SpOT,FICS yang pada bulan Januari 2021 mendatang akan menyelesaikan pendidikannya di RSCM FKUI.

Dia mengatakan, Cedera sendi akibat olahraga ataupun hal lain sudah dapat dioperasi di dua rumah sakit di Banda Aceh yaitu salah satunya di RS. Harapan Bunda.

Dikatakannya, proses pengobatan akibat cedera olahraga, dapat dilakukan dengan metode operasi menggunakan alat khusus yaitu Arthroscopy. Arthroscopy merupakan suatu prosedur bedah minimal invasif pada sendi yang berguna untuk menilai dan memperbaiki kerusakan-kerusakan struktur jaringan yang terdapat didalam sendi.

Keuntungan operasi dengan menggunakan alat ini adalah luka sayatan yang sangat kecil yaitu hanya sekitar 1 cm. Selain itu pasien dapat melihat struktur sendi pasien melalui layar monitor saat operasi berlangsung.

Selain itu, lanjut suami dr Elfa Widarni Fitri , M.Kes, SpKK itu, keuntungan lain dari operasi ini adalah resiko infeksinya sangat kecil, perawatan pasien dapat dilakukan dalam jangka pendek, dan tingkat kesembuhan yang tinggi.

“Jadi, pasien dioperasi akibat cedera olahraga dengan metode Arthroscopy ini, tidak perlu berlama-lama tinggal di rumah sakit. Hari ini operasi, besok bisa langsung pulang,” sebutnya.

Selain hemat biaya rawat inap, proses operasi ini juga ditanggung BPJS Kesehatan, lanjut Ayah Adiva Nauren Arfa ini. Untuk itu, alumni Kedokteran Unsyiah ini mendorong masyarakat yang mengalami cedera olahraga, untuk tidak takut operasi, dan tidak lagi menggunakan cara-cara tradisional.

“Dunia kedokteran saat ini terus maju dan berkembang,” ujar dokter yang menyelesaikan spesialis Orthopedinya di Universitas Hasanuddin tersebut.

Dikatakannya kemudian, dirinya bersama tim dokter, telah berhasil melakukan operasi ligamen dan bantalan sendi lutut salah satu pemain basket junior di Rumah Sakit Harapan Bunda, pada Sabtu, 24 Oktober 2020.[ril]

Comments
Loading...