Buruknya Koneksi Internet Bikin Pariwisata Simeulue Kurang Dikenal

SIMEULUE – Pulau Simeulue memiliki pesona alam yang eksotis perpaduan pemandangan pantai dan pegunungan. Namun, pengelolaan dan promosinya masih dilakukan secara konvensional, belum tersentuh digitalisasi karena faktor koneksi internet yang masih sangat lambat.

Seharusnya, di era digitalisasi mempromosikan pariwisata lebih efektif menggunakan media sosial maupun lainnya. Namun, semua itu belum bisa diimplementasikan di pulau terdepan paling barat di Indonesia yang berada di bumi Serambi Mekkah.

Jangankan untuk mengirim video dan foto, mengakses email untuk mengirim tulisan saja sulit untuk bisa terkirim karena koneksi internet sangat terbatas.

Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Ramadani mengatakan, koneksi internet yang cepat sangat penting untuk mempromosikan pariwisata di Simeulue. Namun sekarang ini menjadi kendala besar di Simeulue dan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Jangan sampai berita bagus seperti Aceh International Surfing Championship, berita bagus, baru bisa terkirim besoknya, karena koneksi internet, ini sangat merugikan,” kata Ramadani,” Jumat (27/10) di Simeulue.

Oleh karena itu, Ramadan meminta perhatian semua pihak agar akses internet bisa lebih bagus masa yang akan datang. Sehingga promosi pariwisata bisa lebih maksimal dan baik masa akan datang.

Mempromosikan pariwisata melalui media sosial seperti facebook, twitter, blog, instagram dan media sosial lainnya sangat efektif. Namun semua itu belum bisa dilakukan selama koneksi internet masih lambat.

“Jadi mohon ini menjadi perhatian semua pihak agar koneksi internet bisa lebih bagus,” pintanya.

Terpisah Wakil Bupati Simeulue, Afridawati membenarkan bahwa kendala sekarang koneksi internet yang lemah. Sehingga mengalami kendala dalam mempromosikan wisata melalui media daring.

“Namun kita sudah koordinasi dengan pihak Telkom, ke depan mungkin tahun depan koneksi internet sudah bagus, karena sekarang sedang pemasangan fiber optic bawah laut,” jelas Afridawati.

Afridawati berdalih belum 100 hari dirinya memimpin Simeulue, namun dia berjanji lima ke depan mendatang akan memprioritaskan sektor pariwisata. Sesuai dengan program tingkat nasional untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Simeulue.

“Simeulue pulau yang cantik dan indah, kami telah menjadikan program prioritas 5 tahun kedepan,” jelasnya. [merdeka/acl]

Comments
Loading...