Bupati Aceh Utara Diminta Kreatif Lobi Pusat Soal Pasokan Gas ke PIM

POPULARITAS.COM – Krisis pasokan gas untuk PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) akan membawa dampak buruk untuk pertanian di Aceh Utara dan Aceh umumnya. Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib diminta untuk kreatif dan memperkuat loba pada pemerintah pusat agar suplai gas berjalan normal.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ghazali Abbas Adan menegaskan, bila kelangkaan gas untuk PT PIM dan juga di proyek vital Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun. Ditakutkan nantinya semua perusahaan proyek vital terancam gukung tikar

“Kelanggkaan karena bupati tidak melaporkan ke Menteri ESDM. Pusat tidak tahu kauta gas yang dibutuhkan, bahan baku untuk beroperasi proyek vital di Aceh,” katanya, Rabu, (17/1/2018).

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Aceh Utara harus membuka jaringan yang luas ke pemerintah pusat. Selain itu juga harus melaporkan kouta kebutuhan gas di Aceh, sehingga pasokan gas untuk perusahaan vital di Aceh Utara mencukupi.

“Saya siap bantu Cek Mad (Panggilan akrab Bupati Aceh Utara) untuk melobi menteri ESDM. Cek Mad harus giat melobi ke pusat, supaya krisis gas di Aceh teratasi,” tegasnya.

Lebih lanjut kata Ghazali, banyak perusahaan di KEK Arun seperti PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), PT Aceh Asean Fertilizer (PT AAF), PT Kertas Kraf Aceh (KKA), tak beroperasi, disebabkan kebutuhan gas tak mencupi. Menurutnya nasip perusahaan provit ini, harus diperhatikan dengan baik, sebagai sumber ekonomi Aceh.

“Jika proyek vital ini beroperasi, nantinya jumlah tenaga akan terserap. Pasti angka pengangguran akan berkurang juga PAD (Pendapatan Asli Daerah ) akan bertambah,” jelasnya.[acl]

Reporter : Khairul Anwar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.