Banjir Rendam 87 Desa Dari 23 Kabupaten Di Aceh Utara

POPULARITAS.Com- Intensitas hujan yang tingggi selama dua hari ini di Aceh Utara, Jumat 4 Desember 2020 telah mengakibatkan debit air di krueng (Sungai) Keureto dan krueng Peuto, tingggi dan meluap merendam Ribuan pemukiman warga di 87 desa dari 23 Kecamatan di Aceh Utara.

Sejumlah 18.000 ribu lebih  warga harus mengungsi ke Meunasah dan titik aman lainnya karena rumahnya sudah terendam banjir. Akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Pirak Timu dan Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara juga sudah tak bisa dilalui lagi.

sedangkan, di Gampong Leubok Mane Kecamatan Langkahan salah satu warga patah tulang akibat tumbang pohon dan sudah dirujuk Ke Rumah sakit.

Guna mempercepat evakuasi warga yang terendam banjir dengan ketinggian 1-2 meter, Badan Penanggulangan Bencana Aceh ( BPBA) telah mengirim 2 unit boat polyethilen dan mesinnya untuk memback-up evakuasi korban yang terjebak banjir.

“Selain mengiirim 2 unit boat Polyethilen dan mesinnya, tim BPA juga turun ke lokasi untuk membantu tim TRC BPBD Aceh Utara melakukan evakuasi korban banjir ke tempat yang lebih aman seperti meunasah gampong” Jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Sunawardi.

Hal senada juga dikatakan Kalak BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah. Empat perahu karet telah disiagakan di pusat Kota Lhoksukon, Aceh Utara, guna mengantisipasi tingginya debit air, agar warga yang masih bertahan di rumah bisa di evakuasi segera.

Selain iya juga meminta para pengguna jalan B.Aceh- Medan agar berhati-hati karena ketinggian air pada badan jalan sudah mencapai 1-2 Meter. Dan meminta Camat/Muspika juga Perangkat Gampong setempat untuk melapor secara kontinu perkembangan banjir di desanya.

Begitu juga dengan Tim BPBD yang bertugas, Amir meminta anakbuahnya untuk terus memantau lokasi, meningkatkan kewaspadaan dan selalu berkoordinasi guna membangun kerja  sama seluruh instansi  terkait  dalam menangani bencana banjir ini di Aceh Utara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.