Home News Aceh masuk musim hujan ekuatorial BMKG minta warga waspada banjir
News

Aceh masuk musim hujan ekuatorial BMKG minta warga waspada banjir

Share
Banjir Aceh Utara lumpuhkan jalan lintas Nasional Medan-Banda Aceh
Ilustrasi, banjir di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Senin (3/1/2022). FOTO : popularitas.com/rizkita
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Provinsi Aceh telah masuk ke musim hujan ekuatorial, namun masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan potensi banjir.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Zakaria Ahmad mengatakan pada musim ini, hujan terjadi ketika matahari berada di garis ekuator, dan Aceh akan terdampak karena provinsi ini di kelilingi Samudera Hindia dan Selat Malaka.

“Dari segi musim, kita ini sudah memasuki musim hujan ekuatorial. Di mana hujannya ketika matahari berada di garis khatulistiwa,” kata Zakaria, dikutip dari Antara, Sabtu (9/4/2022).

Saat berada di garis ekuator, matahari memanaskan permukaan laut baik di Samudera Hindia maupun Selat Malaka. Kemudian membuat penambahan uap air hingga akhirnya membentuk awan-awan hujan di wilayah Aceh.

Pada musim ini, kata dia, hujan tidak se-ekstrem pada November atau Desember. Biasanya curah hujan musim ini terjadi antara sore hingga malam hari. Juga, tidak semua kabupaten/kota terdampak terhadap musim hujan ekuatorial.

“Kita perkirakan musim hujan ini sampai dengan awal Mei atau akhir April 2022. Walaupun tidak se-ekstrem di musim hujan pada musim hujan November-Desember, namun untuk potensi banjir juga masih ada,” kata Zakaria.

Zakaria menambahkan daerah yang berpengaruh terhadap hujan ekuatorial atau pengaruh matahari yang berada di garis khatulistiwa itu seperti wilayah pegunungan Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Bener Meriah dan Gayo Lues.

Sedangkan wilayah barat selatan Aceh seperti Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subulussalam, merupakan daerah yang tidak mengenal musim atau non-zoom, maka setiap hari ada potensi hujan.

“Di musim hujan ekuatorial ini potensi banjir masih tetap ada, harus diwaspadai, terutama daerah Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, ini perlu diwaspadai,” katanya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version